Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Fashion Art Hari Jadi Kudus Meriah

Fashion Art di Hari Jadi ke-473 Kabupaten Kudus. (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Fashion Art dalam rangka Hari Jadi ke-473 Kabupaten Kudus yang digelar di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Jumat (23/9/2022) malam berlangsung meriah. Ribuan warga Kudus tumpah ruah menyaksikan penampilan para peserta yang mengenakan busana-busana unik.

Ratusan peserta Fashion Art, terlihat memakai berbagai macam busana keren. Busana unik yang mereka pakai, bertemakan tentang hal-hal kearifan lokal yang ada di Kudus.

Mulai dari tema alam, makanan khas Kudus, kesenian, budaya, hingga cerita-cerita rakyat pun dituangkan dalam busana yang mereka pakai.

Usai berjalan dari Jalan Dr Ramelan, peserta menuju panggung yang berada di Depan Kantor Bupati Kudus. Di sana, para peserta unjuk gigi di depan Bupati Kudus HM Hartopo serta unsur Forkopimda yang tengah duduk di panggung.

HM Hartopo mengatakan, Fashion Art merupakan salah satu acara untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kudus. Acara tersebut juga disebut sebagai ajang acara malam hiburan untuk rakyat.

”Generasi muda, dan berbagai unsur masyarakat terlibat memeriahkan acara Fashion Art ini,” katanya.

Baca: HUT ke-473 Kudus, Bupati Targetkan Ekonomi Tumbuh 2,5 Persen

Fashion Art ini, sambung Hartopo, sebagai ajang untuk menggali kreasi dan inovasi generasi muda dengan berbagai macam busana yang ditampilkan.

”Harapan kami ini bisa menjadi inspirasi untuk semua masyarakat Kudus agar bisa selalu berinovasi,” ujarnya.

Baca: Pemotongan 473 Tumpeng Iringi Perayaan HUT Kudus

Sementara Ketua Panitia Fashion Art, Arif Noor Asro menjelaskan, ajang kreativitas warga Kabupaten Kudus ditujukkan untuk mengaplikasikan kreatifitas tentang kearifan lokal dan mengenalkannya kepada masyarakat luas. Pesertanya merupakan siswa SMP, SMA/SMK, hingga masyarakat umum.

”Setiap kontingen wajib menggunakan pakaian kearifan lokal dengan modifikasi kreativitas mereka. Ada 20 kontingen yang ikut, setiap kontingen ada sekitar 30 peserta,” ungkapnya.

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.