Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Disdagperin Pati Klaim Stok Elpiji 3 Kg Masih Aman

Disdagperin Pati Klaim Stok Elpiji 3 Kg Masih Aman
Pekerja mengecek mengangkat yang akan didistribusikan ke pangkalan gas di Pati. (Murianews/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati menyatakan stok elpiji 3 kg saat ini masih aman. Sebab, tahun ini Kabupaten Pati mendapatkan jatah 12,5 juta tabung.

Kepala Disdagperin Kabupaten Pati Hadi Santosa memaparkan dari jumlah itu, sebanyak 8.175.320 tabung sudah digunakan sampai Agustus lalu.

Dengan demikian, masih ada 4.324.680 tabung untuk September hingga Desember 2022. Oleh karena itu, pihaknya memastikan stok tersebut aman hingga akhir tahun.

”Persediaan gas elpiji 3 kg sebenarnya masih aman. Stok kuota kita juga masih ada untuk tahun ini. Penggunaan baru 65 persen dari kuota tahun ini,” ujar Hadi.

Baca: Konversi Kompor Gas Elpiji ke Listrik, Menteri ESDM: Masih Uji Coba

Meski begitu, pihaknya tetap mengajukan penambahan sekitar dua sampai tiga minggu yang lalu. Namun, Hadi tak menjelaskan jumlah tambahan yang diajukan.

”Memang ada di sebagian daerah yang mengalami kelangkaan gas elpiji 3 kg. Menurut kami kelangkaan itu dipicu oleh banyaknya masyarakat yang beralih ke gas elpiji 3 kg,” tutur dia.

Menurutnya, beberapa masyarakat mulai beralih ke gas elpiji 3 kg dikarenakan ada perbedaan harga yang cukup jauh antara 3 kg, 5,5 kg dan 12 kg.

”Harga gas elpiji non subsidi yang 5,5 kg itu sudah diharga Rp 105 ribu per tabung. Sedangkan yang 12 kg harganya sekitar Rp 210-217 ribu,” pungkas Hadi.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.