Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Segera Mitigasi, Potensi Bencana Banjir di Pati Diprediksi Lebih Tinggi

Segera Mitigasi, Bencana Banjir di Pati Diprediksi Lebih Tinggi
Dampak bencana banjir bandang di Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margorejo. (Murianews/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Potensi bencana banjir di Kabupaten Pati, Jawa Tengah diprediksi lebih tinggi pada musim penghujan tahun ini. Prediksi itu diungkapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pati, Sukarno mengatakan, musim kemarau kali ini lebih pendek dan musim penghujan diprediksi lebih panjang.

”Ini yang menjadikan potensi (banjir) di Pati cukup tinggi pada musim hujan mendatang,” ujar Sukarno, Jumat (23/9/2022).

Pihaknya merujuk prediksi yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nasional. Berdasarkan data itu, musim penghujan dimulai pada Oktober 2022.

”Sementara puncak musim penghujan diprediksi pada Desember hingga Februari tahun depan. Ini juga membuat potensi bencana banjir diprediksi tinggi. Karena dipengaruhi adanya curah hujan yang konstan,” kata dia.

Baca: Korban Banjir Bandang di Pati Masih Butuh Bantuan

Dijelaskannya, ada beberapa kecamatan yang berpotensi banjir. Yakni daerah yang dilalui Sungai  Silugonggo.

Beberapa kecamatan yang dilalui sungai itu, yakni Sukolilo, Kayen, Gabus, Juwana, Jakenan dan Batangan. Sejumlah wilayah di Kecamatan Pati juga berpotensi banjir juga.

Untuk mengurangi dampak bencana banjir itu, pihaknya pun mulai melakukan mitigasi. Termasuk menyiapkan masyarakat tangguh bencana.

”Kami juga menyiapkan. Oktober nanti ada kegiatan apel siaga. Kami mengundang relawan dan stakeholder. Sebagai bentuk kesiapsiagaan, kami menyiapkan relawan bahwa Oktober cuacanya sudah penghujan,” pungkas dia.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.