Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

King’s Cup 2022

Timnas Thailand Kalah di Kandang Sendiri dari Malaysia

Timnas Thailand
Para pemain dan official Tim Malaysia merayakan kemenangan mereka atas Thailand di King’s Cup 2022. Timnas Thailand kalah di kandang sendiri dari Malaysia. (facebook.com/FAMalaysiaOfficial)

MURIANEWS, Chiang Mai – Turnamen King’s Cup yang digelar Thailand seperti ‘menggali kuburan’ untuk tim mereka sendiri. Pada pertandingan semifinal melawan Malaysia, Tim Gajah Perang Thailand kalah di kandang sendiri dari Malaysia.

Timnas Thailand dan Malaysia saling berhadapan di babak semifinal King’s Cup 2022, yang digelar di Stadion Chiang Mai, Kamis (22/9/2022). Pada pertandingan ini, Thailand dengan kekuatan penuh, disingkirkan oleh Malaysia.

Kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal, sebelum kemudian Malaysia akhirnya keluar sebagai pemenang di babak adu pinalti. Tim Hariamau Malaya menang 5-3, di drama adu tendangan pinalti tersebut.

Kekalahan ini membuat Timnas Thailand harus menerima kenyataan tak bisa menembus turnamen King’s Cup yang mereka selenggarakan. Kini mereka hanya bisa berharap bisa meraih posisi ke-3 di turnamen, dengan berhadapan melawan Tim Trinidad Tobago.

Sementara Tim Malaysia akan menjajal kekuatan Tajikistan di pertandingan final. Keberhasilan mereka disambut suka cita, mengingat dalam beberapa turnamen regional Asean, Malaysia selalu mendapati hasil jeblok.

Pelatih timnas Thailand Alexandre Mano Polking menyatakan dirinya bertanggung jawab penuh atas hasil di King’s Cup 2022 ini. Thailand terakhir kali mampu menjadi juara pada 2017 lalu.

Bagi Thailand, kekalahan ini adalah yang kedua yang mereka alami di King’s Cup dari negara sesama Asean. Sebelumnya pada King’s Cup 2019 mereka juga menelan kekalahan di semifinal saat berhadapan dengan Vietnam.

BACA JUGA: Kalah dari Oman, Timnas Thailand U-20 Berada di Ujung Tanduk

“Saya minta maaf kepada semua fans. Kami bermain di rumah dengan suporter memberi dukungan selama 90 menit hingga adu penalti. Kami bermain dengan keras mengeluarkan semua tenaga. Saya yang menentukan pemain [saat adu penalti], jadi saya yang bertanggung jawab atas kekalahan ini,” ucap Polking dikutip dari Siam Sport.

Pelatih asal Brasil ini menyebut, terlepas dari kekalahan yang dialami, timnya sudah bermain maksimal. Para pemainnya hanya kalah karena tidak mendapatkan keberuntungan di babak adu pinalti.

“Hasil selama 90 menit pantas untuk kedua tim. Malaysia bermain lebih baik di babak pertama, tapi di babak kedua kami meningkatkan permainan, mengubah rencana permainan dan tampil lebih bagus di babak kedua,” ujar Polking.

“Jika kami tampil bagus sepanjang 90 menit, atau gol di babak kedua lebih cepat, hasil malam ini mungkin berbeda. Tapi ada sisi positif dari hasil ini, dengan Thailand punya masa depan bagus dengan pemain muda seperti Suphanat Meadta yang tampil bagus di babak kedua,” tambahnya membela diri.

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: Siam Sport

Ruangan komen telah ditutup.