Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Info Jabar

Perempuan Ini Tusuk 6 Penumpang Angkot di Sumedang, Diduga ODGJ

Perempuan Ini Tusuk 6 Penumpang Angkot di Sumedang, Diduga ODGJ
ilustrasi gatis polisi

MURIANEWS, Sumedang – Sebanyak 6 penumpang angkutan kota (Angkot) jurusan Sumedang-Cileunyi, Jawa Barat (Jabar), ditusuk oleh seorang perempuan. Diduga perempuan itu adalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Sumedang AKP Dedi Juhana mengatakan, peristiwa itu terjadi di sekitar SMAN Tanjungsari, Desa Gudang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Kamis (22/9/2022) pagi.

Dia mengatakan, mulanya para penumpang angkot tidak mengetahui bahwa wanita itu membawa senjata tajam. Penumpang juga tidak menaruh curiga kepada perempuan yang diduga ODGJ tersebut.

Namun, ketika angkot berjalan, tiba-tiba wanita tersebut mengeluarkan senjata tajam dan menusuk orang-orang yang ada di angkot tersebut.

Baca: Kepala Remaja di Bogor Ini Dibacok ODGJ Usai Asah Golok 

”enam orang jadi korban penusukan. Empat orang mengalami luka ringan, sementara dua orang lainnya mengalami luka serius,” katanya dikutip dari Kompas.com, Kamis (22/9/2022).

Dedi menambahkan, dua orang penumpang yang mengalami luka serius pada bagian kepala telah dilarikan ke RSUD Sumedang untuk mendapatkan perawatan secara intensif. Sementara yang mengalami luka ringan dilarikan ke puskesmas terdekat.

”Yang empat orang menjalani perawatan di Puskesmas Tanjungsari, dua orang dirujuk ke RSUD Sumedang. Tidak ada korban jiwa,” tutur Dedi.

Sementara pelaku, yakni perempuan yang diduga ODGJ tersebut, saat ini sudah diamankan oleh petugas kepolisian. Dia juga menyebut tengah mendalami kasus ini.

Baca: Pagi Buta Ganjar Diajak Hunting ODGJ di Banyumas

”Dugaan sementara itu ODGJ, sekarang dalam penanganan lebih lanjut. Dari kejadian ini, sudah ada video terkait kejadian ini yang beredar di media sosial. Kami imbau warga tidak membumbui kejadian ini dengan hal atau informasi-informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tegas Dedi.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Ruangan komen telah ditutup.