Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jateng Digital Awards 2022

Jadi Kota Terbaik Digitalisasi se-Jateng, Begini Kata Pemkot Semarang

Pemerintah Kota Semarang mendapatkan penghargaan AMSI Jateng Digital Award 2022 (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berhasil menjadi kabupaten/kota terbaik yang memiliki layanan publik berbasis digitalisasi di Jawa Tengah. Gelar tersebut diterima dalam acara AMSI Jateng Digital Awards 2022, Rabu (21/9/2022) malam.

Pemkot Semarang yang diwakili langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Iswar Aminuddin mengatakan, gelar sebagai kota/kabupaten terbaik ini akan menjadi cambuk untuk terus mengembangkan digitalisasi yang saat ini sudah diterapkan. Bahkan, Pemkot Semarang juga memiliki tim khsusus untuk percepatan digitalisasi daerah.

”Karena kami paham dengan adanya digitalisasi ini mempermudah aksebilitas. Baik dari pemerintah ke masyarakat ataupun sebaliknya,” katanya.

Baca: AMSI Beri Penghargaan Sejumlah Instansi di Jateng

Pihaknya menyebut, ketika digitalisasi diterapkan dengan maksimal, potensi permasalahan yang bisa terjadi juga akan cepat teratasi. Masyarakat pun tentu bisa merasakan kehadiran pemerintah ditengah-tengah mereka.

Feedback-nya akan lebih cepat, ketika ada masalah bisa segera dicarikan solusi dan masyatakat bisa merasakan kehadiran pemerintah. Semarang Smart City sudah kami canangkan sejak tahun 2014,” ujarnya.

Diketahui, AMSI Jateng Digital Award 2022 digelar sebagai bentuk apresiasi dan pemacu semangat kepada instansi pemerintahan atau swasta dalam menerapkan digitalisasi.

Baca: UNS Jadi Perguruan Tinggi Negeri yang Terapkan Digitalisasi Terbaik di Jateng

Penghargaan yang diberikan AMSI Jateng ini, mendapatkan dukungan penuh dari PT Sukun Wartono Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Jateng. Peraih penghargaan dan nominasi di tujuh kategori intansi juga tidak dipungut biaya.

”Pengharaan dari kami ini tidak dipungut biaya. Penilaiannya juga dilakukan tanpa sepengetahuan instansi dengan berbagai parameter yang jelas dan tim penilai ahli,” jelasnya.

 

Reporter : Yuda Auliya Rahman
Editor: Supriyadi

Ruangan komen telah ditutup.