Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Mediasi Gagal, Sidang Gugatan ke BRI Purwodadi Dilanjut

Mediasi Gagal, Sidang Gugatan ke BRI Purwodadi Dilanjut
Pengadilan Negeri Purwodadi. (Murianews/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – Upaya mediasi antara penggugat Sri Indrawati, warga Kelurahan Grobogan, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah dengan tergugat Bank BRI Purwodadi tak menemui titik temu.

Gagalnya upaya mediasi sengketa kepemilikan sertifikat itu membuat kasusnya berlanjut pada persidangan di Pengadilan Negeri Purwodadi.

Pengacara Sri Indrawati, Okky Andaniswari mengatakan, kliennya melayangkan gugatan ke PN Purwodadi pada 3 Agustus 2022 lalu. Adapun sidang pertama sudah berlangsung pada 11 Agustus 2022.

”Setelah itu dilanjutkan mediasi. Karena hasil mediasi gagal, maka persidangan dilanjut Kamis (22/9/2022) hari ini dengan agenda menerima jawaban dari pada tergugat,” ujar Okky, Kamis (22/9/2022).

Baca: BRI Purwodadi Digugat Warga Grobogan, Gegara Tanah

Okky memaparkan, dalam mediasi tak ada ’win win solution’ dari pihak penggugat dan tergugat. Kliennya tetap bersikukuh pada argumen awal bahwa tak pernah berhutang ke bank.

Sementara dari pihak tergugat, yakni Bank BRI tetap menyatakan kliennya pernah meminjam.

”Jadi tak ada kesepakatan apa-apa dan perkara dilanjutkan di persidangan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Okky menyatakan masih pada gugatan awal. Yakni meminta majelis hakim untuk membatalkan akta jual beli terkait peralihan status sertifikat yang telah beralih nama menjadi milik Bambang Nursiswanto.

Selain itu, pihaknya juga meminta tergugat agar mengembalikan objek sengketa berupa sebidang tanah dan bangunan yang semula tercatat pada Sertifikat Hak Milik No. 4490.

Dalam sertifikat tersebut, tanah dan bangunan di Kelurahan Purwodadi yang semula milik penggugat telah beralih nama menjadi milik tergugat.

Kemudian, lanjut Okky, pihaknya juga meminta majelis hakim untuk menghukum para tergugat secara tanggung renteng membayar ganti rugi yang dialami Penggugat sebesar Rp 1,8 miliar. Rinciannya kerugian materiil ditambah kerugian imaterial.

Sebelumnya diberitakan, Sri Indrawati menggugat Bank BRI Cabang Purwodadi mengenai perubahan kepemilikan sertifikat.

Selain BRI Cabang Purwodadi, pihaknya juga menggugat tiga orang yakni Bambang Nursiswanto, H Abdul Syukur pensiunan Bank BRI Cabang Purwodadi, I Nyoman Surahatta selaku notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Wilayah Purwodadi.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.