Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pemkab Sebut Elpiji di Kudus Tak Langka, Tapi…

Tumpukan gas elpiji di bazar murah beberapa waktu lalu. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Beberapa pekan terakhir, warga di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sangat sulit mendapatkan gas elpiji subsidi ukuran tiga kilogram. Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menyebut jika sulitnya gas melon itu dicari, bukan karena ada kelangkaan.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti mengungkapkan, sulitnya gas elpiji didapatkan bukan karena barangnya langka. Melainkan banyak konsumen gas nonsubsidi yang beralih ke gas elpiji bersubsidi.

”Jadi bisa kami sampaikan susah didapatkannya adalah karena banyak pelanggan gas elpiji nonsubsidi yang beralih ke sana (elpiji subsidi),” katanya, Kamis (22/9/2022).

Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Imam Prayitno menambahkan, pihaknya segera mengatur kuota penjualan gas elpiji bersubsidi di Kabupaten Kudus di tingkat pangkalan.

Baca: Konversi Kompor Gas Elpiji ke Listrik, Menteri ESDM: Masih Uji Coba

Hal tersebut dilakukan agar konsumen di sector rumah tangga tak kesulitan untuk mendapatkan gas subsidi tersebut.

Rencana awal kuota penjualan yang akan ditetapkan Dinas Perdagangan adalah sebesar 70 persen stok untuk konsumsi rumah tangga dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Sementara 30 persen sisanya untuk penjual gas ecer.

Selain menyiapkan regulasi kuota penjualan, pihaknya juga akan membuka layanan aduan bilamana ada masyarakat Kudus yang kesusahan mendapat gas elpiji subsidi.

”Akan kami siapkan, namun untuk sementara ini silahkan mengadu ke kantor dinas kami,” pungkasnya.

Baca: Sudah Sebulan Pedagang Kecil di Kudus Kelimpungan Cari Elpiji 3 Kilogram

Kabupaten Kudus sendiri, pada tahun 2022 mendapat alokasi sebanyak 29,4 juta tabung elpiji. Dari jumlah tersebut sudah tersalurkan sebanyak 5,4 juta tabung elpiji.

Adapun penyaluran elpiji bersubsidi di Kabupaten Kudus dilakukan oleh 14 agen elpiji. Sementara untuk jumlah pangkalannya mencapai 1.078 titik yang tersebar di sembilan kecamatan.

Mulai dari Kecamatan Kota, Jekulo, Dawe, Bae, Mejobo, Jati, Kaliwungu, Undaan dan Gebog.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.