Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Mengunjungi Desa Wisata Candirejo Magelang, Nikmati Aktivitas Seru yang Tak akan terlupakan

Mengunjungi Desa Wisata Candirejo Magelang, Nikmati Aktivitas Seru yang Tak akan terlupakan
Foto: Desa Wisata Candirejo Magelang (balkondesborobudur.com)

MURIANRES, Magelang – Liburan ke Magelang, jangan hanya datang ke Candi Borobudur saja. Sesekali, coba sempatkan waktu untuk berkunjung ke tempat wisata lainnya, setelah melihat Candi Buddha terbesar di dunia itu.

Ada banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi sendirian atau bersama keluarga dan relasi. Salah satunya adalah Desa Wisata Candirejo yang letaknya dekat dengan Candi Borobudur.

Jangan bayangkan tempat ini seperti desa yang biasa-biasa saja. Desa Wisata Candirejo memiliki pemandangan yang indah dan juga beragam keunikan.

Baca juga: Mengunjungi Desa Wisata Brajan di Yogyakarta, Jadi Pusat Kerajinan Bambu Kelas Dunia

Melansir dari laman Indonesia Travel, Desa Wisata Candirejo terletak di Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Dilatarbelakangi oleh panorama Gunung Menoreh, desa yang awalnya merupakan tempat transit dan menginap wisatawan saat hendak ke Candi Borobudur ini, sekarang menjelma menjadi destinasi baru yang sayang untuk dilewatkan.

Selain menikmati panorama alam, di desa wisata ini, wisatawan juga bisa melakukan beragam aktivitas seru yang tak bakal terlupakan. Apa saja?

1. Menikmati pemandangan asri di Perbukitan Menoreh

Karena desa ini terletak di lereng gunung, maka tak heran jika banyak ditemukan perbukitan-perbukitan di sekitar desa ini. Nah, di bagian selatan desa ini terdapat lanskap alam asri nan hijau yang cukup populer, yaitu di Perbukitan Menoreh. Kalau Anda ingin pengalaman yang seru dan berbeda, cobalah berburu pemandangan matahari terbit di sekitar Perbukitan Menoreh, tepatnya di spot bernama Watu Kendil.

Selain bisa berburu panorama yang mengagumkan, selama menelusuri bukit ini Anda juga akan diperkenalkan dengan sistem pertanian tradisional khas masyarakat Menoreh, yaitu tumpang sari.

Sistem pertanian tumpang sari memungkinkan satu lahan diisi oleh tak hanya satu, tetapi banyak jenis tumbuhan. Maka tak heran jika di sepanjang jalan, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan lahan-lahan pertanian berisi beragam tumbuhan, seperti kacang, jagung, ketela, cabai, yang tumbuh secara bersamaan.

2. Wisata kuliner menggoyang lidah sambil melihat proses pembuatannya

Mengunjungi Desa Wisata Candirejo nggak akan lengkap kalau Anda melewatkan wisata kuliner lokalnya yang menggoyang lidah, misalnya mangut beong. Olahan ini terbuat dari ikan beong yang merupakan hewan endemik di Sungai Progo dan dimasak dengan santan serta bumbu rempah kuning yang gurih.

Sajian mangut beong akan semakin lezat kala dinikmati bersama sepiring nasi hangat dan oseng-oseng godong gandul atau oseng daun pepaya.

Selain bisa membeli dan menyantap secara langsung, Anda juga bisa terlibat dalam proses pembuatan kuliner menggoyang lidah khas Desa Wisata Candirejo ini, lho! Selama di sini, Anda bisa melihat proses pembuatan camilan yang banyak diproduksi oleh usaha rumahan warga lokal Desa Wisata Candirejo, di antaranya keripik pisang, combro, dan keripik tempe.

3. Offroad di Desa Wisata Candirejo

Jika Anda termasuk yang suka tantangan, maka wisata offroad sangat pas buat dicoba. Desa Wisata Candirejo menawarkan wisata offroad melewati jalan-jalan dengan kontur perbukitan di kawasan Menoreh, menyeberangi Kali Progo, dan berakhir di spot Watu Kendil.

Untuk satu kali perjalanan, satu orang dikenakan biaya sebesar Rp 400.000-Rp 500.000 dan dalam satu mobil maksimal 3 peserta offroad. Namun, harga sewaktu-waktu bisa berubah, tergantung dari pihak manajemen Desa Wisata Candirejo!

4. Menangkap ikan langsung di sungai menggunakan cara tradisional

Nah, ide kegiatan ini cocok banget buat Anda yang suka aktivitas unik. Di Desa Wisata Candirejo terdapat sistem memancing dengan cara tradisional menggunakan perangkap bernama bronjong.

Menariknya, lokasi penangkapan ikannya adalah di sungai, nih. Jadi Anda juga bisa merasakan pengalaman baru yang langka dan super seru sambil menangkap ikan dengan menggunakan jala.

5.Berburu oleh-oleh sambil mencoba kerajinan Pahat Batu Merapi

Pengrajin di Desa Wisata Candirejo, Magelang ini memiliki hasil karya yang luar biasa dan cocok untuk dibawa pulang, yaitu karya seni pahat batu. Nah, batu yang digunakan terbilang unik lho. Pasalnya sebagian besar pengrajin menggunakan batu andesit yang berasal dari sisa endapan material erupsi Gunung Merapi!

Motif yang diukir biasanya berupa tokoh pewayangan, stupa Candi Borobudur, serta cobek. Selain menjadi salah satu cara melestarikan budaya Nusantara, kerajinan ini juga telah membawa nama Indonesia diapresiasi hingga ke Belgia dan Amerika Serikat, lho!

Selain bisa beli oleh-oleh buat orang-orang di rumah, Anda juga bisa melihat proses pembuatan kerajinan pahatnya secara langsung, lho.

Nah, buat Anda yang ingin berlama-lama menikmati keindahan dan pesona Desa Wisata Candirejo, ada banyak pilihan homestay atau penginapan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: indonesia.travel

Ruangan komen telah ditutup.