Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Langkah Kudus Agar Capaian UHC Meningkat

Ini Langkah Kudus Agar Capaian UHC Meningkat
Pemberian penghargaan status UHC Pemkab Kudus, Rabu (Murianews/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah menyiapkan sejumlah langkah agar capaian Universal Health Coverage (UHC) meningkat.

Ancang-ancang itu disiapkan agar Kudus tetap berada di status UHC. Di mana, pada dua tahun sebelumnya, Kudus tak masuk UHC lantaran cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menurun di bawah 90 persen.

Langkah-langkah yang disiapkan, yakni melakukan penyisiran kepesertaan hingga alih status peserta JKN Mandiri yang sudah tidak mampu membayar sendiri karena telah pensiun.

”Kami akan lacak semua. Kami tracing. Supaya, mereka yang belum ikut nanti bisa diikutkan di JKN Penerima Bantuan Iuran (PBI),” ucap Bupati Kudus HM Hartopo usai penerimaan penghargaan UHC di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (21/9/2022).

Baca: Kepesertaan JKN Capai 95 Persen, Kudus Kembali Masuk UHC

Hartopo mengungkapkan, saat ini banyak dijumpai peserta JKN mandiri yang berhenti karena kesulitan membayar. Oleh karena itu, pemkab bakal menyasar kelompok ini agar capaian UHC Kudus bisa semakin meningkat.

”Nanti mereka bisa melapor ke desa sehingga status kepesertaannya bisa dialihkan oleh Pemkab,” sambungnya.

Walau demikian, pemerintah daerah perlu melakukan verifikasi terlebih dahulu pada masyarakat yang mengajukan. Dengan begitu diharapkan bantuannya bisa tepat sasaran.

”Tentu, diverifikasi terlebih dahulu supaya bantuannya bisa pas,” tandasnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Kudus Agus Budi Satrio mengungkapkan, untuk saat ini, capaian UHC Kabupaten Kudus telah berada di angka 95,34 persen.

Atau tepatnya ada sebanyak 827.216 orang dari 867.637 orang penduduk Kabupaten Kudus secara keseluruhan yang telah mengikuti program JKN.

Dengan rincian peserta JKN PBI sebanyak 232.762 orang, JKN PBPU Pemda sebanyak 161.310 orang, JKN PPU sebanyak 340.099 orang, dan JKN BP sebanyak 12.281 orang.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.