Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tak Hanya Menyegarkan, Ini Manfaat Jeruk Bali untuk Kesehatan yang Penting Diketahui

Tak Hanya Menyegarkan, Ini Manfaat Jeruk Bali untuk Kesehatan yang Penting Diketahui
Foto: Jeruk bali (wikipedia.org)

MURIANEWS, Kudus – Jeruk bali adalah salah satu jenis buah yang punya penggemar cukup banyak. Rasanya yang manis dan menyegarkan menjadikan jeruk bali ini banyak disukai orang.

Secara fisik, jeruk bali bentuknya beda dengan jeruk biasa. Terutama dari segi ukurannya yang cukup besar, bahkan ada yang hampir seukuran bola voli.

Jeruk bali dikenal memiliki banyak kandungan gizi. Tak heran, jika mengonsumi jeruk bali ini akan mendatangkan manfaat bagi kesehatan.

Baca juga: Tak Hanya buat Bumbu, Asam Jawa Ternyata Berkhasiat untuk Menurunkan Berat Badan

Melansir dari Hello Sehat, Rabu (21/9/2022), selain zat gizi, kandungan jeruk bali juga terdiri dari berbagai jenis vitamin atau vitamin B kompleks. Seperti vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B6, dan vitamin B12.

Jeruk ini juga kaya akan senyawa fitonutrien atau senyawa khas tanaman dan bersifat antioksidan, seperti polifenol dan flavonoid. Kalori jeruk bali dalam 100 gram sebesar 38 kkal.

Dari berbagai jenis zat gizi yang terkandung, berikut manfaat jeruk bali untuk kesehatan.

1. Meningkatkan imun

Jeruk ini kaya zat gizi yang bersifat antioksidan, seperti polifenol, flavonoid, dan vitamin C. Antioksidan mampu melawan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel tubuh. Jadi, mengonsumsi buah ini membantu meningkatkan kekebalan tubuh Anda.

2. Membantu menurunkan berat badan

Jeruk ini merupakan camilan untuk diet yang cocok untuk Anda. Meski berukuran besar, kalorinya relatif rendah, yakni 38 kkal per 100 gram. Selain itu, jeruk ini mengandung air dan serat yang membuat Anda lebih mudah kenyang.

3. Bantu cegah kanker

Antioksidan pada jeruk bali mencegah kelainan sel akibat paparan radikal bebas yang bisa sebabkan kanker. Selain itu, studi terbitan Experimental and Therapeutic Medicine (2017) menemukan bahwa jeruk yang satu ini mengandung senyawa bernama naringenin yang menghambat penyebaran sel kanker paru-paru. Meski demikian, studi ini masih diteliti di laboratorium sehingga keampuhannya perlu diuji lebih lanjut.

4. Menjaga kesehatan jantung

Khasiat jeruk bali membantu menjaga kesehatan jantung karena kandungan flavonoid dan seratnya. Flavonoid menghambat pembentukan kadar kolesterol jahat (LDL), sedangkan serat membuangnya melalui feses.

LDL diketahui bisa memicu penyumbatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung, seperti serangan jantung dan gagal jantung.

5. Meremajakan kulit

Manfaat jeruk bali juga menjaga kesehatan kulit dari dalam. Mengutip penelitian terbitan Scientific Reports (2020), kandungan vitamin C merangsang produksi kolagen agar kulit tetap kencang.

Selain itu, sifat antioksidan dari berbagai zat gizi melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang memicu penuaan dini.

6. Melancarkan BAB

Khasiat jeruk bali yang satu ini berasal dari kadar serat dan air. Serat membantu memadatkan dan membentuk gel pada feses. Sebagai buah kaya air, jeruk ini bisa melunakkan feses dan merangsang gerakan usus. Jadi, feses pun mudah keluar.

7. Menurunkan risiko batu ginjal

Sama seperti jeruk pada umumnya, jeruk yang satu ini mengandung asam sitrat yang membantu kurangi risiko batu ginjal. Asam sitrat ini akan diubah tubuh menjadi sitrat, lalu mengikat kalsium dan mencegah pembentukan kristal pada batu ginjal.

8. Menurunkan risiko Alzheimer dan Parkinson

Alzheimer dan parkinson merupakan penyakit yang muncul akibat kematian atau kerusakan sel saraf pusat. Nah, kandungan flavonoidnya membantu mengurangi berbagai masalah pada sel saraf pusat, seperti mencegah kematian sel, mengurangi peradangan, dan menangkal radikal bebas.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: hellosehat.com

Ruangan komen telah ditutup.