Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

RUU Sisdiknas Tidak Masuk dalam Prolegnas Prioritas 2023

RUU Sisdiknas Tidak Masuk dalam Prolegnas Prioritas 2023
Ilustrasi guru. (MURIANEWS)

MURIANEWS, Jakarta – Rancangan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) rupanya tidak masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas 2023. Hal ini lantaran RUU tersebut masih banyak menuai polemik.

Wakil Ketua Baleg DPR Willy Aditya mengatakan RUU Sisdiknas masih menimbulkan pro dan kontra di publik. Karena itu, pihaknya berharap kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim untuk membuka ruang dialog seluas-luasnya.

”Ya, karena DPR tidak ingin kerusuhan yang terjadi bertambah parah. Kami bersepakat kemudian untuk pemerintah khususnya Mendikbud membuka ruang dialog dengan stakeholder secara luas kemudian tidak menciptakan kerusuhan yang baru,” kata Willy, dikutip dari Kompas.com, Rabu (21/9/2022).

Baca: Nadiem Sebut RUU Sisdiknas Jamin Kesejahteraan Guru

Selain itu, Willy meminta Nadiem agar benar-benar matang dalam mempertimbangkan ragam aspirasi di publik terkait usulan RUU ini. Willy mendorong RUU Sisdiknas agar lebih disempurnakan.

”Mendikbud dalam hal ini harus benar-benar belajar, tidak egois untuk kemudian mengangkat aspirasi publik yang begitu luas,” katanya.

Baca: RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Menjadi 13 tahun

Sementara Baleg DPR RI, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM), dan DPD RI telah menyetujui sebanyak 38 RUU yang masuk dalam Prolegnas Prioritas 2023.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Ruangan komen telah ditutup.