Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

BLT BBM Disunat, Bupati Blora Angkat Bicara

BLT BBM disunat, Bupati Blora Angkat Bicara
Bupati Blora, Arief Rohman (Murianews/Kontributor Blora)

MURIANEWS, Blora – Adanya aksi pemotongan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) yang dilakukan istri oknum Kepala Dusun (Kadus) di Kabupaten Blora membuat Bupati Arief Rohman angkat suara.

Saat ditemui, Bupati Blora Arief Rohman mengatakan istri oknum Kadus yang terekam dalam video itu juga diselidiki. Pihaknya juga meminta uang hasil pemotongan BLT itu dikembalikan

”Oknum istrinya kadus (kepala dusun), kita juga selidiki dan kita minta untuk dikembalikan, sesuai dengan potongannya,” ucap Arief kepada wartawan, rabu (21/9/2022).

Menurutnya, pihak kepolisian juga sudah melakukan penyelidikan terkait dugaan pungutan liar (pungli) tersebut.

”Kami minta jangan dilakukan lagi, dan yang motong juga sudah minta maaf, dan potongannya sudah dikembalikan,” kata dia.

Baca: Istri Oknum Kadus di Blora Diduga Sunat BLT BBM Warga

Untuk diketahui, video berdurasi sekitar 2 menit 50 detik yang memperlihatkan adanya sejumlah warga yang menyetor uang Rp 20 ribu usai mencairkan BLT BBM pada seorang perempuan.

Perempuan itu diduga istri dari oknum Kepala Dusun di Kabupaten Blora. Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, aksi pemotongan bantuan tersebut dilakukan di Dusun Nglego, Desa Sumberejo, Kecamatan Randublatung.

Dalam video tersebut juga memperlihatkan percakapan antar warga dengan seorang perempuan paruh baya yang menanyakan kegunaan dana pemotongan tersebut.

Baca: Terima Aduan Penyunatan BLT BBM di Blora, Ganjar: Tindak Tegas

”Biar padang jobo jero (biar legowo luar dalam), uang e (potongan) kagem nopo bu (uang e buat apa bu)?,” tanya seorang warga dikutip dalam video tersebut, Senin (19/9/2022).

”Ya kalau ikhlas (dipotong) silahkan, kalau tidak ikhlas ya tidak apa-apa,” jawab perempuan paruh baya sembari menerima uang pecahan Rp 20 ribuan dari warga setempat.

 

Kontributor Blora
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.