Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Jadwal Seleksi Perangkat Desa di Kabupaten Kudus

Ilustrasi perangkat desa. (Murianews)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah akan menggelar seleksi perangkat desa di 90 desa di Kudus. Pendaftaran peserta akan dimulai pada 5 Oktober 2022 mendatang.

Namun sebelum itu, ada sejumlah tahapan yang harus dilakukan panita seleksi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus Adi Sadhono mengatakan, pada tanggal 26 September 2022, pihak desa harus sudah membentuk panitia pendaftaran.

”Kemudian menyiapkan administrasi-administrasinya dan barulah bisa membuka pendaftaran,” kata Adi, Selasa (20/9/2022).

Pendaftaran baru akan dibuka pada 5 Oktober mendatang selama tujuh hari. Apabila lowongan tidak ada pendaftar atau pendaftar hanya tersedia satu orang saja, maka akan diperpanjang masa pendaftarannya.

”Khusus untuk satu lowongan jabatan itu saja, yang lain tetap dilanjutkan,” sambungnya.

Baca: Bupati Ungkap Ada Desa di Kudus Hanya Punya Satu Orang Perangkat

Pelamar, lanjut Adi, baru akan menjalani tes pada tanggal 13 Desember 2022 mendatang. Pada hari itu juga, akan langsung diumumkan hasilnya.

”Jadi mereka tes, langsung setelahnya diumumkan hasilnya,” pungkasnya.

Bupati Kudus HM Hartopo menyebutkan, pengisian perangkat desa di 90 desa di Kabupaten Kudus, sangat penting dilakukan. Mengingat perangkat desa bertugas untuk melayani masyarakat di desa.

”Mereka ini kan garda terdepan untuk pelayanan, kalau pelayanan di desanya baik kan pelayanan di daerahnya juga baik, jadi sangat penting sekali,” kata Hartopo usai memberikan arahan seleksi perangkat desa di Lantai IV Gedung Setda Kudus, Selasa.

Baca: Catat! Pendaftaran Seleksi Perangkat Desa di Kudus Dimulai 5 Oktober

Hartopo menambahkan, masing-masing posisi perangkat desa memiliki perannya masing-masing. Bila ada yang kurang lengkap tentu proses pelayanan akan terganggu.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.