Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Denda Tilang E-TLE di Jepara Capai Rp 711 Juta

Denda Tilang E-TLE di Jepara Capai Rp 711 Juta | MURIANEWS
Suasana lalu lintas di Bundaran Tugu Kartini Jepara yang sudah terpasang CCTV E-TLE. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Denda dari tilang elektronik atau E-TLE di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah mencapai Rp 711 juta. Angka itu menunjukkan tingkat pelanggar lalu lintas di Kota Bumi Kartini itu cukup tinggi.

Kasatlatnas Polres Jepara, AKP R Ade Triken Deayomi, mengatakan catatan denda itu terhitung selama delapan bulan terakhir. Yaitu mulai Januari sampai Agustus 2022.

”Denda yang masuk ke kas negara selama delapan bulan ini mencapai Rp 711.710.000,” jelas AKP Triken, Selasa (20/9/2022).

Selama delapan bulan terakhir itu, pihaknya mencatat ada 21.843 pelanggaran lalu lintas. Itu dicatat dari hasil tangkapan layer kamera system E-TLE.

Dari tangkapan layar itu, lanjut Triken, yang tervalidasi atau teridentifikasi pelanggarnya sebanyak 20.539 pelanggar. Sedangkan, yang sudah konfirmasi pada sistem sebanyak 7.927.

Baca: Ratusan Botol Miras Disita dari Rumah di Mantingan Jepara

Selama beroperasi dengan sistem E-TLE, Satlantas Polres Jepara hanya memiliki satu kamera statis, satu kamera mobile. Sedangkan, sampai saat ini Triken belum memiliki kamera speed gun.

Triken mengungkapkan, pelanggar paling banyak dilakukan pengendara sepeda motor. Mereka rata-rata tidak melengkapi standar keamanan dan keselamatan dalam berkendara.

”Paling banyak pengendara sepeda motor tidak memakai helm,” ungkap Triken.

Melalui sanksi denda itu, Triken berharap masyarakat Kota Ukir lebih patuh lagi dengan aturan dalam berkendara. Sehingga, Kabupaten Jepara bisa lebih tertib berlalulintas.

”Saya harap masyarakat lebih tertib lagi dalam berkendara. Itu demi keselamatan bersama,” tutur AKP Triken.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.