Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tok! Dana Cadangan Pilkada 2024 di Pati Rp 45 Miliar

Tok! Dana Cadangan Pilkada 2024 di Pati Rp 45 Miliar
Penjabat (Pj) Bupati Henggar Budi Anggoro dan pimpinan DPRD Kabupaten Pati menandatangani Perda dana cadangan Pilkada. (Murianews/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Dana cadangan untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pati, 2024 telah disahkan. Nilainya mencapai Rp 45 miliar.

Pengesahan itu dilakukan di Rapat Paripurna, Selasa (20/9/2022). Penjabat (Pj) Bupati Henggar Budi Anggoro telah menandatangani Perda yang mengatur ini.

Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin dan wakil-wakilnya juga menandatangani payung hukum itu.

”Dana cadangan ini nantinya digunakan untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2024,” ujar Henggar usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Pati.

Dana cadangan ini nantinya cair di dua kali tahun anggaran. Rinciannya, Rp 10 miliar pada APBD tahun 2022 dan Rp 35 miliar pada tahun 2023.

”Jadi duit ini tidak boleh digunakan. Penggunaannya nanti pada tahun 2024 untuk kepentingan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pati. Ini sudah disetujui. Bentuknya Perda,” kata Henggar.

Baca: Ponpes Aziziyah Pati Kebobolan Maling, 41 HP Santriwati Dicolong

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin menambahkan, total dana cadangan ini  belum final. Nantinya bila dana ini dirasa masih kurang, pihaknya akan menambahkan dalam APBD 2024.

”Kekurangan nanti ketika sudah dihitung dan ditambahkan di tahun 2024,” imbuh Ali diwawancara secara terpisah.

Berdasarkan laporan Panitia Khusus (Pansus) dan KPU Kabupaten Pati, dana yang dibutuhkan untuk Pilkada 2024 di Kabupaten Pati sekitar Rp 72 miliar.

”Jadi kurangnya Rp 27 miliar. Pembahasan pada (APBD) tahun 2024. Kami ndak tahu Pemilihan Gubernur apakah gabung dengan ini atau tidak. Kalau gabung dengan ini, kami harus menghitung lagi,” pungkas dia.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.