Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ponpes Aziziyah Pati Kebobolan Maling, 41 HP Santriwati Dicolong

Ponpes Aziziyah Pati Kebobolan Maling, 41 HP Santriwati Dicolong | MURIANEWS
ILUSTRASI

MURIANEWS, Pati – Aksi pencurian terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Aziziyah Desa Kuryokalan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Sebanyak 41 handphone (Hp) milik santriwati pondok tersebut digondol maling.

Peristiwa itu diketahui Minggu (18/9/2022) sore. Namun, diduga aksi pencurian itu terjadi Jumat (16/9/2022).

Pengasuh Ponpes Aziziyah Syafii Ahmad memaparkan waktu itu, pihaknya mendapatkan informasi dari wali santri.

Di mana, saat itu ada seseorang dari Yogyakarta memberitahukan ke wali santri terkait sekitar 41 Hp rampasan pengurus dijual.

Baca: BLT BBM Disebut Berpotensi Salah Sasaran, Anggota DPRD Pati Minta DTKS Diupdate

”(Seseorang dari Yogyakarta) tanya, apakah ini HP putri panjenengan? Terus dijawab, ‘saya ndak tahu itu’,” ujar Syafii Ahmad.

”Terus wali santri itu konsultasi ke saya. Tanya ke saya, apa benar ada HP dijual. Saya jawab tidak. HP (sitaan) saya simpan di kamar saya. Dengan PD-nya, saya masuk kamar. Ternyata HP-nya sudah tidak ada di kardus,” lanjut dia.

Setelah itu pihaknya mengecek CCTV pondok. Dari tangkapan CCTV diketahui, puluhan HP itu diambil oleh seorang tukang yang sedang bekerja di lingkungan ponpes.

”Kejadiannya hari Jumat (16/9/2022) jam 8 pagi (WIB). Waktu itu para santri sedang kerja bakti. Si pelaku juga sama melakukan kerja bakti. Dia tukang bangunan. Pelaku sudah terdeteksi lewat CCTV. Ia lewat pintu belakang,” tutur dia.

Atas kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 80 juta. Pihaknya pun melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian pada Senin (19/9/2022) sore kemarin.

”Kami melaporkan pencurian HP santri. Kurang lebih 41 HP. Kerugian kira-kira Rp 80 juta. (HP) milik santri kelas X, XI, XII ada yang sudah kuliah juga,” pungkas dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pati AKP Ghala Rimba Doa Sirrang membenarkan adanya laporan ini. Pihaknya akan mendalami kasus ini.

”Kita sudah mendapatkan aduan. Saat ini sedang ditangani hasilnya seperti apa akan kita sampaikan nanti,” ujar Ghala.

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.