Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ratusan Pelaku UMKM di Kudus Ajukan BPUM

Warga mencatat persyaratan BPUM tahap tiga belum lama ini. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Ratusan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kudus mengajukan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahun 2022.

Berkas para pendaftar sudah dikirim Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnakerperinkop dan UKM) Kudus ke Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Disnakerperinkop dan UKM Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, 367 berkas tersebut telah dikirim pada Rabu (7/9/2022) lalu.

”Kami sudah mengirim data calon penerima BPUM. Totalnya ada 367 berkas. Tetapi juknisnya memang belum ada informasi. Kami hanya diminta mengirim saja dulu ke provinsi,” katanya, Selasa (20/9/2022).

Baca: 3.903 Pelaku UMKM di Jepara Diajukan Dapat BPUM

Rini melanjutkan, nantinya yang akan meneliti pihak Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan dari Disnakerperinkop dan UKM Kudus hanya sebatas mengusulkan berkas saja.

”Berkas yang kami usulkan diambil dari data pelamar BPUM tahun lalu dan juga masyarakat yang sudah mengirimkan berkas di tahun ini karena mereka dapat info dari media sosial,” sambungnya.

Sebanyak 367 berkas yang sudah diusulkan itu mayoritas merupakan pelaku UMKM makanan dan minuman.  Tetapi ada juga yang berasal dari UMKM kerajinan tangan.

Rini mengatakan, saat ini pihaknya belum mengetahui besaran nominal BPUM untuk tiap-tiap pelaku UMKM. Termasuk jumlah kuota penerima BPUM di Kudus.

Baca: Usaha Terindikasi Abal-Abal, Ratusan Pemohon BPUM di Wonogiri Dicoret

Meski ratusan berkas sudah dikirim ke provinsi, Rini menyampaikan pihaknya masih menerima berkas apabila ada pelaku UMKM yang hendak mengusulkan BPUM. Tetapi pihaknya belum tahu apakah nantinya akan ada permintaan pengiriman berkas lagi dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah atau tidak.

”Harapan kami ketika nantinya BPUM ini dapat cair bisa membantu pelaku UMKM di Kudus untuk menjalankan usahanya,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.