Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Desa-Desa di Kudus Ini Akan Terdampak Pemadaman Listrik

Ilustrasi: Petugas PLN memelihara jaringan. (Murianews/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Kudus – PLN menginformasikan akan melakukan pemadaman listrik di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kudus Kota, Selasa (20/9/2022) hari ini. Sejumlah desa akan terkena dampak pemadaman.

Berdasarkan edaran yang @plnup3kudus, pemadaman listrik yang dilakukan dikarenakan adanya pemeliharaan jaringan.

Pemadaman tersebut akan berdampak ke wilayah Kelurahan Purwosari, Desa Prambatan Kidul, hingga Perumahan Mekar Indah.

Sejumlah instansi perkantoran di sekitar wilayah tersebut juga akan turut terdampak pemadaman. Seperti, Puskesmas Kota, Universitas Muhammadiyah Kudus, Kantor KPU Kudus, SMAN 3 Kudus, hingga Lab Dinas Kesehatan.

Baca: Polres Kudus Selidiki Insiden Kericuhan dan Perusakan di Ngembal Kulon

Waktu pemadaman dan pemeliharaan jaringan, diperkirakan akan berlangsung kurang lebih tiga jam, mulai pukul 10.00-13.00 WIB.

Meski demikian, apabila pemeliharaan jaringan bisa selesai sebelum waktu yang ditentukan, PLN akan segera mungkin menormalkan kembali jaringan listrik.

Waktu pemadaman,  juga bisa berubah-ubah di luar jadwal jika terkendala kondisi di lapangan. PLN juga mengimbau masyarakat untukmenjaga keselamatan dari sumber tenaga listrik.

Beberapa di antaranya tidak mendirikan bangunan, tiang antena, atau baliho yang berdekatan dengan jaringan listrik, dengan jarak aman tiga meter.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak bermain layang-layang di bawah/dekat jaringan listrik, serta tidak melakukan penebangan pohon atau lainnya yang di dekat jaringan tanpa koordinasi dengan petugas PLN.

Jika terjadi gangguan listrik di luar jadwal pemadaman, masyarakat bisa menghubungi PLN lewat call center di nomor 123 atau melalui pesan tertulis ke media sosial PLN di Twitter dan Instagram

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.