Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

BLT BBM Disebut Berpotensi Salah Sasaran, Anggota DPRD Pati Minta DTKS Diupdate

BLT BBM Disebut Berpotensi Salah Sasaran, Anggota DPRD Pati Minta DTKS Diupdate
Penyaluran BLT BBM di Kantor Pos pada Kamis (8/9/2022) lalu.  (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Penyaluran bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) dinilai berpotensi salah sasaran. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati agar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) diperbarui terus menerus.

”Kami mengusulkan ke Dinsos agar data ini (Penerima BLT) supaya diperbarui. Sehingga yang menerima BLT BBM tepat sasaran. Karena, biasanya pakai data lama, sedang ada sejumlah pihak yang pertanyakan,” ujar Wakil Ketua ll DPRD Pati Hardi, Senin (19/9/2022).

Bila ini tidak dilakukan, ia khawatir penyaluran BLT BBM tidak tepat sasaran. Terlebih, banyak masyarakat yang mengeluh pada pihaknya tantang kenaikan harga BBM.

”Jadi Dinsos perlu evaluasi data. Saya sendiri sudah sering meminta Dinsos untuk perbaikkan BLT non BBM. Tapi Alhamdulillah, sedikit demi sedikit sudah diperbaiki,” kata politisi Gerindra itu.

Baca: Penerima BLT BBM di Pati Wajib Sudah Vaksin Booster

Diketahui, ada sekitar 129 ribu keluarga yang mendapatkan bantuan pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Penyaluran sudah dimulai sejak Kamis (8/9/2022) lalu.

Pada termin pertama, BLT BBM dialokasikan untuk sekira 43 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari total target sebanyak 129 ribu keluarga penerima manfaat (KPM).

Setiap KPM mendapatkan BLT BBM dengan nilai total Rp 600 ribu. Bantuan ini disalurkan sebanyak dua kali atau Rp 300 ribu setiap penyaluran.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.