Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Info Bali

Kembangkan Infrastruktur dan Penunjang Pariwisata di Nusa Penida, Menparekraf Undang Investor

Kembangkan Infrastruktur dan Penunjang Pariwisata di Nusa Penida, Menparekraf Undang Investor
Foto: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat berkunjung ke Nusa Penida, Bali. (kemenparekraf.go.id)

MURIANEWS, Klungkung – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengundang investor untuk menanamkan modalnya dalam pengembangan infrastruktur dan penunjang pariwisata di Kabupaten Klungkung. Khususnya di kawasan tiga pulau, yakni Nusa Penida, Nusa Ceningan, dan Nusa Lembongan.

”Ketiga kawasan ini dalam beberapa tahun terakhir menarik minat wisatawan untuk berkunjung karena menawarkan beragam daya tarik pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” kata Menparekraf Sandiaga dalam kunjungan kerjanya ke Nusa Penida, Sabtu (17/9/2022).

Ia mengatakan terdapat peluang investasi dengan total nilai sebesar Rp 320 miliar lebih yang sudah siap ditawarkan. ”Kali ini kami melakukan kunjungan kerja ke Nusa Penida untuk melihat potensi (pariwisata dan ekonomi kreatif) serta peluang yang sedang kita kembangkan yaitu investasi sebesar total Rp 320 miliar dalam bentuk project ready to offer karena sudah ada DED (detail engineering design),” kata Sandiaga, dikutip dari laman Kemenparekraf, Minggu (18/9/2022).

Baca juga: Berkunjung ke Bukit Putung di Bali, Saksikan Indahnya Panorama Pegunungan dan Lautan

Sebagian besar dari peluang investasi itu meliputi investasi infrastruktur hingga kelengkapan penunjang pariwisata. ”Ini akan segera ditindaklanjuti oleh Pak Henky (Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf) serta juga akan kita promosikan dalam setiap roadshow kita,” kata Sandiaga.

Hal ini, kata Sandiaga, selain diharapkan dapat mendukung kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan terbukanya lapangan kerja, juga untuk meredistribusi agar Bali tidak lagi over crowded di satu bagian saja tapi juga di daerah seperti Nusa Penida, Nusa Ceningan, dan Nusa Lembongan yang menawarkan satu potensi dan sensasi tersendiri.

Dari ragam potensi tersebut, investasi dalam pengembangan infrastruktur jadi salah satu yang difokuskan. Dalam kunjungannya ke Nusa Penida, selain melihat sejumlah destinasi seperti Kelingking Beach, Angel Billabong, dan Broken Beach, Menparekraf Sandiaga juga melihat langsung infrastruktur seperti jalan dan telekomunikasi yang harus terus diperkuat.

Dengan infrastruktur yang baik, tentu akan mengundang lebih banyak wisatawan yang saat ini terhitung rata-rata kunjungannya berkisar antara 2.000 hingga 3.000 wisatawan per hari.

”Tadi sempat bicara dengan Pak Bupati, keadaan jalan begini saja sudah penuh orang apalagi nanti keadaannya semakin baik. Kita melihat potensi kerja sama untuk membangun tadi melalui skema public private partnership atau KPBU untuk infrastruktur,” ujar Sandiaga.

Dengan pengembangan yang diikuti dengan  penataan yang baik, Menparekraf Sandiaga optimistis harapan menjadikan Nusa Penida, Nusa Ceningan, dan Nusa Lembongan menjadi Segitiga Emas sebagai titik ungkit dari Kabupaten Klungkung dan Bali pada umumnya dapat terwujud.

”Dan ini tentunya sejalan dengan langkah kita dalam kebangkitan pariwisata untuk menciptakan 1,1 juta lapangan kerja baru di tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024,” kata Sandiaga.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: kemenparekraf.go.id

Ruangan komen telah ditutup.