Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Menyusuri Birunya Sungai Welo, Destinasi Wisata yang Lagi Moncer di Pekalongan

Menyusuri Birunya Sungai Welo, Destinasi Wisata yang Lagi Moncer di Pekalongan
Foto: Pemandangan sungai Welo Pekalongan. (visitjawatengah.jatengprov.go.id)

MURIANEWS, Pekalongan – Indonesia dikenal memiliki banyak sekali sungai. Di antara sungai tersebut, saat ini sudah dikemas sebagai destinasi wisata yang menawan.

Hampir di semua derah memiliki sungai, termasuk di Pekalongan, Jawa Tengah. Salah satu sungai yang lagi moncer di Pekalongan adalah sungai Welo yang terletak di Kecamatan Petungkriyono.

Sungai Welo sekarang ini salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan. Airnya yang masih jernih dan alami menjadikan wisatawan betah berlama-lama di sana.

Baca juga: Ini Destinasi Wisata Sungai di Indonesia yang Menarik Dikunjungi saat Libur Akhir Pekan

Tak hanya menikmati indahnya alam, ada beberapa spot foto menarik di Kawasan wisata sungai Welo. Tentunya, ini jadi tempat yang cocok dikunjungi bagi mereka yang gemar selfi untuk diunggah di media sosial.

Melihat potensi tersebut, masyarakat setempat mulai mengelola potensi wisata Sungai Welo ini. Salah satunya seperti wisata Welo Asri, yang terletak di Desa Kayupuring, Petungkriyono

Melansir dari laman visitjawatengah.jatengprov.go.id, tak hanya menyuguhkan alaminya Sungai Welo, di sini pengunjung juga bisa mendapatkan beragam fasilitas. Mulai dari perlengkapan renang, seperti pelampung dan ban, paket outbound dan panahan, paket body rafting, dan juga susur sungai. Bagi yang ingin menikmati keheningan malam, pengelola Welo Asri juga menyediakan penginapan dan camping ground.

Sungai Welo yang mengalir di kompleks wisata Welo Asri ini pun memiliki beberapa titik lokasi yang berbeda level ketinggiannya. Sehingga pengunjung bisa menyesuaikan dan memilih spot mana yang akan dinikmati.

Pada undakan daerah atas dengan kedalaman yang cukup dangkal bisa digunakan untuk berenang atau sekadar ciblon. Area ini cocok untuk pengunjung yang belum pandai belajar berenang.

Di area tengah, merupakan area lorong sungai yang diapit dinding-dinding batu kecil. Spot ini sangat menantang jika dijadikan titik untuk body rafting ataupun permainan air lainnya. Hanya saja harus tetap ada pengawasan dari ahli atau petugas pengelola wisata.

Di sisi bawah ada spot kolam yang cukup dalam. Meski begitu pemandangan di area ini begitu memanjakan mata. Lantaran gradasi air yang biru kehijauan. Di beberapa spot pun disediakan gazebo kecil bagi pengunjung untuk menikmati segarnya sungai di tengah rerimbunan hutan Petungkriyono.

Wisata yang kini dikelola oleh Pokdarwis Welo Asri ini mulai dirintis sekitar Oktober 2016 lalu. Bekerja sama dengan Perum Perhutani, wisata ini kini dikelola warga sekitar. Dengan harga tiket Rp 5.000 per orang, pengunjung bisa menikmati sensasi kesegaran dan hijaunya hutan tropis Petungkriyono.

Perwakilan Pokdarwis Welo Asri M Kuswoto menjelaskan, ada beberapa fasilitas yang disediakan pengelola. Seperti musala, toilet, aula pertemuan,dan lainnya. Selain itu, pihaknya juga menyediakan penginapan yang dibanderol Rp 100 ribu per malam. Dan bagi wisatawan yang ingin merasakan menginap di hotel seribu bintang alias camping, pihaknya juga menyiapkan area camping ground.

Per tenda pihaknya mematok tarif Rp 15 ribu. Selain itu juga disediakan peralatan berkemah yang harga sewanya mulai Rp 40 ribu.

Untuk paket wisata air, pengelola juga menyediakan river tubing, dimana ada dua paket yang disediakan. Paket track pendek sejauh 800 meter, dan paket track panjang sejauh lebih dari satu kilo meter.

Untuk paket track panjang wisatawan hanya perlu membayar Rp 75 ribu saja per orang sedangkan untuk track pendek dibanderol dengan harga Rp 60 ribu.

Tak hanya pelampung dan ban, paket ini dilengkapi dengan fasilitas makan, coffee break, sertifikat, stiker dan lainnya. Sedangkan paket body rafting, pihaknya juga menyediakan paket dan non paket. Untuk sewa pelampung dan ban dihargai Rp 10 ribu.

Pihaknya ke depan akan fokus meningkatkan fasilitas dan kenyamanan pengunjung.Sehingga bisa membuat pengunjung lebih betah dan menikmati wisata Welo Asri. Seperti dengan penataan jalur wisata yang lebih aman, penambahan gazebo-gazebo di pinggir sungai dan juga menambah spot-spot swafoto.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: visitjawatengah.jatengprov.go.id

Ruangan komen telah ditutup.