Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tersengat Listrik saat Ngecor, Warga Crewek Grobogan Tewas

Tersengat Listrik saat Ngecor, Warga Cewek Grobogan Tewas
Jasad korban kesetrum di Wirosari, Grobogan, Jawa Tengah, dievakuasi petugas. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Pariono (60), warga Dusun Mojoroto RT 06/RW 05, Desa Crewek, Kradenan, Grobogan, Jawa Tengah, meninggal usai tersengat listrik pada Jumat (16/9/2022) sore. Korban kesetrum saat bekerja di rumah Puji, di Kelurahan Wirosari, Wirosari, Grobogan.

Kapolsek Wirosari AKP Wibowo menjelaskan, mulanya korban sedang mengecor di lantai dua ruko milik Puji, sekitar pukul 15.00 WIB, pipi korban menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi. Jarak antara dasar lantai dua ruko Puji dengan kabel itu hanya sekitar 1,5 meter.

Saat pipi korban menyentuh kabel listrik itu terdengar ledakan. Tubuh korban pun kemudian terpental. Peristiwa itu dilihat langsung oleh Puji, pemilik ruko.

Puji pun teriak untuk meminta pertolongan. Sebagian warga setempat kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Wirosari.

Petugas dari Polsek Wirosari kemudian mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan PLN untuk mematikan aliran listrik pada kabel induk tersebut.

Baca: Temuan Mayat di Ladang Gegerkan Warga Kebonagung Grobogan

Korban pun kemudian dievakuasi. Pada tubuh korban tampak terdapat luka bakar di beberapa bagian. Jasad korban kemudian dibawa ke Puskesmas Wirosari 1 untuk dilakukan pemeriksaan medis.

”Korban sudah dalam keadaan meninggal saat dilakukan pemeriksaan. Luka bakar yang dialami korban 36 persen pada bagian kepala, tepatnya pada muka,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan, korban juga mengalami luka bakar pada bagian kaki kiri dari bagian betis sampai dengan paha dengan panjang 55 cm dan lebar 31 cm. Pada kaki kiri juga ditemukan luka serupa dengan panjang 37 cm dan lebar 11 cm.

”Di ujung telapak kaki kanan juga ada luka bakar dengan panjang 5 cm dan lebar 3 cm,” paparnya.

Lebih lanjut, AKP Wibowo mengatakan, pihak keluarga menyatakan sudah menerima kejadian itu dan tidak akan menuntut. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi pada jasad korban.

 

Reporter: Saiful Anwar

Editor: Zulkifli Fahmi

 

Ruangan komen telah ditutup.