Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Sepuluh Pengembang Game Indonesia Unjuk Gigi di Tokyo Game Show 2022

Sepuluh Pengembang Game Indonesia Unjuk Gigi di Tokyo Game Show 2022
Foto: Ilustrasi (SAIYED IRFAN A dari Pixabay)

MURIANEWS, Jakarta – Sepuluh pengembang game asal Indonesia akan unjuk gigi dalam ajang pameran game internasional Tokyo Game Show (TGS) 2022. Event ini juga diikuti oleh 465 exhibitor dari berbagai negara dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Tokyo Game Show 2022 diselenggarakan pada 15-18 September 2022 di Makuhari Messe, Chiba, Jepang dan akan dihadiri oleh berbagai pengembang game besar berkelas dunia. Seperti Capcom, Sony Interactive Entertainment, Konami, Bandai Namco, Sega, Nintendo, Ubisoft, dan sebagainya.

”Indonesia diwakili oleh sepuluh pengembang game yang telah terpilih melalui rangkaian proses open call serta kurasi. Ke sepuluh pengembang ini akan berpartisipasi di dalam sesi Business Day pada 15-16 September 2022,” kata Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, dikutip dari laman Kemenparekraf, Jumat (16/9/2022).

Baca juga: 13 Developer Game Difasilitasi Kemenparekraf Ikut Ajang ”Gamescom 2022” di Jerman

Kemenparekraf/Baparekraf mendukung penuh kehadiran pengembang-pengembang game Indonesia di ajang pameran game internasional Tokyo Game Show (TGS) 2022. Sandiaga menyatakan, semakin optimistis dengan upaya kolaborasi bersama sejumlah pihak untuk semakin mengenalkan industri game Indonesia di pasar internasional dan menghasilkan capaian bisnis yang bermanfaat bagi industri game lokal.

Sandiaga menjelaskan, pihaknya bekerja sama dengan kementerian-kementerian dan lembaga terkait seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo); Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan; serta Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Osaka; Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Jepang; dan Asosiasi Game Indonesia (AGI).

”Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh kementerian dan lembaga yang ikut serta dalam mendukung dan memberangkatkan para delegasi kita ini ke Chiba, Jepang. Dengan demikian harapannya dapat meningkatkan ekspor, kesempatan, serta capaian bisnis dari game product dan game related product dari industri game lokal Indonesia di pasar game internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani menjelaskan kolaborasi dari stakeholder-stakeholder terkait bagi kesepuluh pengembang game asal Indonesia di ajang TGS 2022 adalah dukungan fasilitasi penyediaan booth dalam business meeting area TGS 2022.

Selain itu akses terhadap TGS 2022 Business Matching System dan Meet2Match – The Tokyo Edition, pelaksanaan Business Forum & Matching hasil kerja sama dengan ASEAN Japan Center yang akan mempertemukan delegasi Indonesia dengan komunitas dan perkumpulan industri game dan animasi asal Jepang.

Selanjutnya promosi dan publikasi bagi para delegasi partisipan, dukungan bantuan travel grant, serta penyelenggaraan networking meeting bersama investor serta komunitas industri game di Jepang.

”Melalui fasilitasi ini kita harapkan industri game di Indonesia bisa semakin maju dan diperhitungkan di pasar internasional,” ucap Giri.

Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Erwita Dianti menambahkan, dalam TGS 2022 ini, kontingen Indonesia membawa nama branding campaign GotGame.id: Games From Indonesia yang dipilih untuk merepresentasikan program pemasaran produk game Indonesia di luar negeri.

”GotGame.id: Games From Indonesia adalah sebuah platform gabungan dari seluruh stakeholder industri game Indonesia untuk membawa produk game terbaik asal Indonesia ke pentas dunia,” kata Dian.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: kemenparekraf.go.id

Ruangan komen telah ditutup.