Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Prof Mudzakir Dikukuhkan Jadi Guru Besar IAIN Kudus

Pengukuhan Prof Mudzakir menjadi guru besar IAIN Kudus. (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Prof Mudzakir dikukuhkan menjadi Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus. Dengan pengukuhan ini, IAIN kini mempunyai empat orang guru besar dari berbagai bidang keilmuan Islam.

Pengukuhan Prof Mudzakir sebagai guru besar dilakukan dalam sidang senat terbuka yang digelar di IAIN Kudus, Jumat (16/9/2022).

Rektor IAIN Kudus Prof Abdurrohman Kasdi sangat mengapresiasi gelar guru besar yang saat ini berhasil dicapai Prof Mudzakir.

Terlebih hal tersebut menjadi bagian yang sangat penting untuk mencapai target IAIN Kudus bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

”Jumlah guru besar sudah memenuhi syarat (menjadi UIN, red). Begitu juga lahan lebih dari 10 hektare, dan mahasiswa IAIN Kudus saat ini ada 15 ribu dari minimal 10 ribu,” katanya.

Baca: IAIN Kudus Kirim Mahasiswa KKN ke Papua dan Palangkaraya

Ia mengatakan, pihaknya menargetkan tahun ini pemberkasan dokumen dan pengiriman proposal menjadi UIN bisa terlaksana tahun depan.

Dijelaskan, peran guru besar menjadi sangat penting sebagai pelopor inovasi melalui pendidikan, riset, dan pengabdian dan karya besar untuk perkembangan akademik IAIN Kudus ke depannya.

”Target kami per program studi minimal ada satu guru besar. Sekarang empat guru besar, tentunya akan berpengaruh besar terhadap akademik dan akreditasi program studi,” ungkapnya.

Baca: Rektor IAIN Kudus Teken MoU dengan MSU-IIT Filipina

Sementara Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, bertambahnya guru besar di IAIN Kudus menjadi kebanggaan berbagai pihak, tak terkecuali Pemkab Kudus. Terlebih, IAIN Kudus disebut memiliki perkembangan yang cukup pesat.

”Ini tandanya ada peningkatan kualitas pendidikan, dan ini jadi sangat penting sekali bagi dunia pendidikan terkhusus di Kudus. Guru besar juga akan menjadi bermanfaat untuk masyarakat luas ke depannya,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.