Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Warung Makan Kecil di Kudus Emoh Jika Harus Beralih ke Kompor Listrik

Pedagang makanan di Pasar Kliwon Kudus menyiapkan dagangannya. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – PT PLN bersama pemerintah sedang menggodok program pengalihan subsidi elpiji 3 Kilogram ke program penggunaan kompor listrik. Namun, pedagang atau warung makan kecil di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, enggan beralih menggunakan kompor listrik.

Pedagang makanan di area Pasar Kliwon, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Nur Aida mengaku keberatan jika elpiji gas 3 kilogram diganti dengan kompor listrik. Dia lebih nyaman menggunakan gas elpiji.

”Kalau nanti mati listrik, justru tidak bisa masak untuk jualan karena kompornya mati,” katanya, Jumat (16/9/2022).

Terlebih, menurutnya di kawasan Pasar Kliwon Kudus sering terjadi mati listrik. Terutama ketika ada perbaikan jalan.

”Kesulitan kalau menggunakan kompor listrik. Mending menggunakan tabung elpiji 3 Kilogram,” imbuhnya.

Baca:Sudah Sebulan Pedagang Kecil di Kudus Kelimpungan Cari Elpiji 3 Kilogram

Hal senada disampaikan oleh pedagang makanan di Pasar Kliwon Kudus, Tri Hesti. Dia tidak setuju ketika gas elpiji harus digantikan dengan kompor listrik.

”Saya tidak setuju karena di area Pasar Kliwon sering mati listrik. Nanti justru tidak dapat berjualan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi akan semakin merepotkan jika penggunaannya merupakan orang yang sudah lansia.

”Pedagang di sini itu sudah terbiasa menggunakan gas elpiji. Kalau pakai kompor listrik kasihan orang yang sudah tua-tua pasti tidak paham cara pakainya,” imbuhnya.

Baca: Siap-Siap! Subsidi Gas Elpiji 3 Kg Bakal Dialihkan ke Kompor Listrik

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) Sub Holding Commercial and Trading PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho mengatakan, pihaknya tidak terkait langsung dengan wacana migrasi gas elpiji dengan kompor listrik. Menurutnya, wacana program tersebut kebijakan dari PT PLN dan Kementerian ESDM.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.