Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Polisi Tangkap 1 Copet di Haul Kiai Ageng Gribig Klaten, 6 HP Diamankan

Ilustrasi. (Freepik)

MURIANEWS, Klaten – Seorang copet yang beraksi di acara haul Kiai Ageng Gribig di Jatinom ditangkap polisi, Kamis (16/9/2022) malam. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan enam handphone (HP) hasil operasi dalam beberapa jam.

Kasi Humas Polres Klaten Iptu Abdillah mengatakan, pelaku diketahui bernama Priyono (59) warga Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. Kepada petugas, ia mengaku menggasak enam HP tersebut saat jemaah mengikuti zikir dan selawat.

”Jadi enam HP tersebut milik para jemaah yang mengikuti zikir dan selawat haul Kiai Ageng Gribig di Jatinom,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Jumat (16/9/2022)

Abdillah menjelaskan, pelaku ditangkap setelah ada dua warga Kecamatan Karanganom dan Jogonalan yang melaporkan kehilangan ponsel saat mengikuti pengajian ke Polsek Jatinom.

Menindaklanjuti laporan itu, anggota Resmob Satreskrim Polres Klaten dan Reskim Polsek Jatinom melakukan penyelidikan.

”Akhirnya pelaku berhasil diamankan dan dari tas miliknya ditemukan enam ponsel. Setelah dilakukan kroscek, di antara enam ponsel itu ada dua ponsel yang sesuai dengan milik dua pelapor,” ungkapnya.

Sementara itu, puncak perayaan tradisi sebaran apam Yaa Qawiyyu digelar di Lapangan Klampeyan, Jatinom, Jumat siang. Kegiatan itu berpotensi dihadiri ribuan orang. Apalagi, dua tahun sebelumnya kegiatan tradisi itu digelar secara terbatas tanpa diadakan sebaran apam.

Polisi mengimbau warga yang berdatangan ke acara itu untuk menjaga barang berharga milik mereka agar tak menjadi sasaran copet yang berkeliaran.

”Masyarakat kami imbau untuk berhati-hati membawa barang bawaannya karena pada acara ini banyak warga yang berdatangan dan berdesak-desakan dan berpotensi menjadi kesempatan para copet. Mohon barang bawaan ditaruh di tempat yang sekiranya aman,” kata dia.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.