Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Sudah Iuran BPJS Kesehatan dan Tidak Pernah Sakit, Apakah Bisa Dicairkan?

Sudah Iuran BPJS Kesehatan dan Tidak Pernah Sakit, Apakah Bisa Dicairkan?
Foto: Ilustrasi pelayanan BPJS Kesehatan (bpjs-kesehatan.go.id)

MURIANEWS, Jakarta – Banyak masyarakat yang menanyakan terkait iuran BPJS Kesehatan, apakah bisa dicairkan atau tidak. Terlebih bagi peserta mandiri yang setiap bulan membayar iuran, tetapi tidak pernah menggunakan layanan BPJS Kesehatan tersebut.

Berdasarkan keterangan yang diterima oleh Murianews dari pihak BPJS Kesehatan, klaim pencairan dana tersebut tidak bisa dilakukan. Meskipun belum pernah digunakan atau klaim untuk layanan kesehatan di fasilitas kesehatan.

”Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, untuk BPJS Kesehatan tidak ada program pencairan dana. Terima kasih,” ucap pihak BPJS Kesehatan, Jumat (16/9/2022).

Baca: BPJS Kesehatan KC Pati Kejar Capaian UHC Hingga 95 Persen

Kendari demikian, baik bagi peserta mandiri maupun Penerima Bantuan Iuran (PBI) tetap melakukan pembayaran iuran setiap bulan. Hanya saja, untuk PBI iurannya ditanggung oleh pemerintah, sementara peserta dinyatakan gratis.

Apabila terjadi keterlambatan dalam pembayaran iuran BPJS Kesehatan ini, maka akan dikenakan denda. Denda akan dikenakan apabila dalam waktu 45 hari sejak status kepesertaan diaktifkan kembali, yang bersangkutan memperoleh pelayanan kesehatan rawat inap.

Baca: Ini Jenis Penyakit yang Buat BPJS Kesehatan Bisa Tekor

Sedangkan untuk besaran iuran kepesertaan BPJS Kesehatan terbagi atas tiga kelas, yaitu kelas 1 sebesar Rp 150 ribu per orang per bulan. Kemudian untuk kelas 2 sebesar Rp 100 ribu per orang per bulan dan kelas 3 sebesar Rp 35 ribu per orang per bulan.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar

Ruangan komen telah ditutup.