Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

PT Sukun Wartono Indonesia Sudah Pernah Sponsori Klub Sepak Bola Besar

PT Sukun Wartono Indonesia
Ps Gajah Mungkur Muria Tama 1992 (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – PT Sukun Wartono Indonesia baru-baru ini kembali aktif menjadi sponsor klub-klub sepak bola di Pantai Utara. Tak tanggung-tanggung, Sukun bahkan menjadi sponsor utama di sejumlah klub Jawa Tengah yang berlaga di sejumlah level kompetisi.

Sebut saja Persiku dan Persiku Jr, dua klub yang merupakan kebanggaan masyarakat Kudus. Musim ini mereka menggaet Sukun sebagai sponsor utama mereka untuk mengarungi Liga 3 Jawa Tengah 2022 dan Piala Soeratin Jateng 2022.

Sebelumnya, PT Sukun Wartono Indonesia juga terlebih dahulu mengumumkan telah bekerja sama dan menjadi sponsor resmi Persipa Pati untuk mengarungi Liga 2 Indonesia 2022. Kesepakatan dengan Persipa terjadi pada Kamis (14/7/2022) lalu.

Namun, geliat PT Sukun Wartono Indonesia dalam mendukung sepak bola di semenanjung Muria dan Indonesia bukanlah sebuah hal yang baru. Sukun, sebenarnya sudah lama mendukung klub sepak bola di tanah air.

Salah satu yang paling tersohor adalah Klub Sepak Bola Gajah Mungkur Muria Tama. Klub ini sempat punya nama di era 1989 hingga 1992 saat bertarung di level tertinggi Kompetisi Sepak Bola Nasional.

Klub hasil merger Gajah Mungkur Wonogiri dan Sukun Kudus tersebut terbilang cukup sukses berkiprah di kompetisi Galatama. Sebuah kompetisi sepak bola profesional yang ada pada saat itu, disamping Kompetisi Perserikatan yang juga digelar.

Dukungan kuat dari PR Sukun saat itu membuat Gajah mungkur melaju mulus di kompetisi Galatama. Mulai dari mes pemain, fasilitas lapangan, hingga pembiayaan klub semua dicukupi.

Tidak ada istilah nunggak gaji atau mogok main karena gaji belum terbayar. Sukun benar-benar menyuport penuh tim hasil merger tersebut.

Saat itu juga, Gajah mungkur diberikan investasi empat bus oleh PR Sukun. Armada tersebut kemudian dibawa ke Wonogiri untuk dijalankan di sejumlah trayek. Dari usaha bus tersebut, keuntungannya, digunakan untuk operasional tim.

BACA JUGA: PT Sukun Wartono Indonesia Resmi Sponsori Persiku Kudus di Liga 3 Jateng 2022

“Bisa dibilang, menjadi pemain Gajah Mungkur Muria Tama itu se-beruntung-beruntungnya pemain,” ujar Sutamto, salah satu pemain Gajah Mungkur Muria Tama, yang juga salah satu Legenda Tim Nasional era ’94.

Dalam perjalanannya, walau tak sampai mengangkat piala, klub Gajah Mungkur Muria Tama punya kenangan manis yang selalu diingat pecinta sepak bola di Kudus. Itu adalah, saat berhasil ‘mengganjal Klub Pelita Jaya untuk mengangkat trofi Juara Galatama di musim 1992.

Gajah Mungkur Muria Tama saat itu berhadapan dengan Pelita Jaya, klub ‘raksasa’ asal Jakarta, di Stadion Wergu Wetan, Kudus 8 Febuari 1992. Gajah Mungkur berhasil menang, sehingga Pelita Jaya gagal meraih gelar juara.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Budi Erje

Ruangan komen telah ditutup.