Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Demi BLT BBM, Warga Blora Rela Antre Vaksinasi

Demi BLT BBM, Warga Blora Rela Antre Vaksinasi
Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora berdesakan mengantre pendaftaran vaksinasi sebagai syarat pengambilan BLT BBM. (Murianews/Kontributor Blora)

MURIANEWS, Blora – Penyaluran bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) mulai disalurkan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Salah satunya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo.

Dalam penyaluran itu, pemerintah setempat memberikan syarat vaksinasi dosis pertama dan kedua bagi warga yang akan mencairkan bantuan untuk mengurangi dampak kenaikan harga BBM itu.

Pos vaksinasi Covid-19 di balai desa setempat pun diserbu. Warga yang belum divaksin pun rela mengantre demi bisa mencairkan bantuan itu.

Kebanyakan dari warga ini baru melakukan vaksinasi dosis pertama dan kedua. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang belum sekali melakukan vaksinasi.

Baca: BPBD Blora Bantu Lepas Jari Balita yang Tersangkut Lubang Kursi

Listiowati, salah satu warga yang melakukan antrian vaksinasi dosis ketiga, mengatakan dirinya sangat senang meskipun harus antri berdesakan dikarenakan sebagai syarat untuk pengambilan bantuan bansos BLT BBM dari pemerintah.

”Sebelumnya saya sudah vaksin kedua ini antri vaksin ketiga, karena sebagai syarat pengambilan BLT BBM, meski harus antri saya senang,” ungkap Listiowati, Kamis (15/09/2022).

Hal senada juga disampaikan warga Sidomulyo, Ngatini dirinya mengaku rela antri berdesakan melakukan vaksinasi covid-19 karena sebagai syarat pengambilan bantuan BLT BBM.

”Sebelumnya saya belum pernah vaksin, karena kena paru-paru basah. Dan ini saya mau vaksin karena untuk mengambil uang bantuan pemerintah,” kata Ngatini

Sementara itu, Kepala Desa Sidomulyo Suyatman, mengatakan di desa Sidomulyo sendiri jumlah warga yang menerima BLT BBM sebanyak 1022 kpm. Mereka mendapatkan bantuan sebesar 500 ribu yang terdiri dari BLT BBM dan BLT Sembako.

Kades Sidomulyo Suyatman mengakui adanya syarat wajib vaksin membuat ribuan warga rela berdesakan.

”Warga yang menerima sebanyak 1022 KPM, selain membawa surat undangan juga dianjurkan warga yang menerima harus sudah melakukan vaksinasi,” ujar Kades.

BLT BBM ini diberikan pemerintah untuk membantu beban warga di tengah naiknya harga BBM bersubsidi. pencairan BLT BBM ini rencananya akan dilakukan setiap dua bulan sekali.

 

Kontributor Blora
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.