Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Eks-PMI di Jepara Dilatih Jadi Pengusaha

Eks-PMI di Jepara Dilatih Jadi Pengusaha
Peserta pelatihan ketrampilan sedang memperhatikan materi. (Murianews/Diskopukmnakertrans)

MURIANEWS, Jepara – Mantan pekerja migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Jepara dilatih menjadi pengusaha. Pelatihan dari Pemkab Jepara itu diberikan agar mereka bisa lebih mandiri.

Itu diungkapkan Amrina Rasyida, Sub Koordinator Penempatan Perluasan Kesempatan Kerja dan Produktifitas, Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans).

Ia mengatakan, tahun ini program pembekalan bagi pencari kerja kembali dilaksanakan.

”Meskipun jumlahnya lebih sedikit dari tahun lalu, tahun ini tetap ada pembekalan kerja,” kata Amrina, Kamis (15/9/2022).

Baca: DKPP Jepara Beberkan Penyebab Petani Sulit Dapatkan Pupuk Subsidi

Amrina menyebut ada enam jenis ketrampilan kerja yang jadi program tahun ini. Yaitu pelatihan rias hantaran, tata boga, rias pengantin, menjahit, pembuatan umpan pancing buatan dan sablon.

”Tahun lalu ada pelatihan membatik. Tahun ini tak ada,” jelas Amrina.

Dari enam jenis ketrampilan itu, lanjut Amrina, yang paling banyak diminati adalah pelatihan tata boga. Dalam setahun ini, pelatihan tata boga dilaksanakan sebanyak 12 kali.

Tak hanya bagi para pencari kerja, pelatihan tata boga juga diberikan kepada mantan PMI. Tujuannya, supaya menjadi bekal mereka agar bisa berusaha secara mandiri setelah tak menjadi PMI.

”Satu kali pelatihan, ada 20 orang yang ikut. Durasi pelatihannya berbeda-beda. Untuk tata boga 3 hari. Ketrampilan satu ini paling banyak diikuti teman-teman mantan PMI,” kata Amrina.

Secara umum, imbuh Amrina, peserta pelatihan adalah mereka yang sudah memiliki kartu pencari kerja atau AK1.

Syarat ini diterapkan supaya, jika mereka tak diterima kerja di sektor formal, mereka bisa bekerja di sektor lain sesuai dengan bekal ketrampilan dari pelatihan yang diberikan oleh Pemkab Jepara.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.