Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kejar Adipura, DPRD Kudus Ingin Beban TPA Dikurangi

Kondisi gunungan sampah di TPA Bandengan Jepara. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Kudus – Penanganan sampah menjadi salah satu poin penilaian Adipura. DPRD Kudus, Jawa Tengah meminta agar beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dikurangi dengan memaksimalkan pengelolaan sampah di tingkat desa.

Untuk diketahui, di bulan ini Kabupaten Kudus berusaha untuk mendapatkan Adipura. Salah satu nilai yang paling tinggi ada pada TPA dengan skor penilaian 11.

Ketua Komisi C DPRD Kudus Rochim Sutopo mengatakan, saat ini untuk penambahan lahan di TPA belum dapat dilaksanakan. Oleh sebab itu dia berharap agar pengolahan sampah sebelum masuk TPA dimaksimalkan.

”Pengolahan sampah di tiap-tiap desa harus dimaksimalkan. Supaya sampah yang masuk ke TPA tidak terlalu banyak,” katanya, Kamis (15/9/2022).

Baca: Kudus Kejar Adipura, Penilaian di TPA jadi Penentu

Dia tidak menampik produksi sampah yang masuk ke TPA setiap harinya begitu banyak. Yakni mencapai 180 ton per hari.

”Produksi sampah di Kudus memang banyak setiap harinya. Maka dari itu karena belum dapat memperluas lahan, saat ini harus diupayakan pengolahan sampah di tingkat desa. Supaya tidak semua sampah masuk ke TPA,” sambungnya.

Rochim Sutopo juga meminta agar Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus untuk aktif memantau beberapa titik penilaian Adipura. Sehingga persiapan benar-benar matang.

”Pasar juga harus dipantau oleh Dinas PKPLH bersama dinas terkait. Jadi memang perlu ada sinergi dari beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah, red). Karena di pasar kan juga tersedia kontainer sampah yang juga harus diperhatikan,” sambungnya.

Baca: Kejar Adipura, Ini yang Dilakukan Pemkab Kudus

Menurutnya, permasalahan sampah memang harus ditangani secara bertahap. Rochim Sutopo tidak menampik jika permasalahan sampah juga menjadi masalah di beberapa daerah lain.

”Kami tetap optimistis permasalahan sampah di Kudus dapat tertangani,” imbuhnya.

Sementara itu, Sri Wahjuningsih, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas PKPLH Kudus mengaku terus berbenah menjelang Adipura. Beberapa persoalan sampah juga terus dilakukan.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.