Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Perkosaan Anak di Kandang Ayam Grobogan

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Perkosaan Anak di Kandang Ayam Grobogan
Ilustrasi Kekerasan Pada Anak. (dok. MURIANEWS)

MURIANEWS, Grobogan – Sejauh ini, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus perkosaan anak di sebuah kandang ayam Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Kasus yang dilaporkan lebih dari dua bulan lalu itu, masih dalam pemeriksaan yang dilakukan Polres Grobogan.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Grobogan Ipda Ardi Prabowo menerangkan, sudah ada empat saksi yang diperiksa. Dari keempatnya, lanjut dia, rata-rata tidak mengetahui persetubuhan tersebut.

”Empat saksi sudah kami periksa. Rata-rata tidak mengetahui kejadian tersebut. Kami masih pendalaman,” ujar Ipda Ardi, Kamis (15/9/2022).

Baca: Penolakan Kenaikan Harga BBM Menggema di Paripurna DPRD Grobogan

Pihaknya sendiri menemui kesulitan dalam mengungkap kasus tersebut. Pasalnya, keterangan korban selalu berubah-ubah.

”Menurut keterangan korban melakukan lima kali. Dengan siapa, masih pendalaman. Karena bisa dilakukan dengan orang yang sama atau tidak. Keterangan korban berubah-ubah, masih kita telusuri,” imbuhnya.

Ipda Ardi menegaskan, kejadian tersebut bukan pemerkosaan ramai-ramai. Namun, persetubuhan terhadap remaja yang dilakukan dengan beberapa orang.

”Bukan pemerkosaan ramai-ramai, bukan dilakukan beramai-ramai. Itu persetubuhan terhadap anak bawah umur yang dilakukan dengan beberapa orang. Jadi untuk waktunya tidak seketika, ada jeda waktu beberapa hari, bahkan bulan,” paparnya.

Meski yang dilaporkan tujuh, namun berdasarkan hasil pemeriksaan, terduga pelaku berjumlah lima orang.

”Untuk proses, masih dalam penyelidikan, kita periksa saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut. Terduga pelaku lima orang,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, remaja di Kecamatan Tawangharjo diduga digilir sebanyak tujuh orang di kandang ayam. Sang ibu pun melaporkan kasusnya ke Polres Grobogan pada Juni 2022. Namun kasus itu mencuat di media pada awal Agustus 2022.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.