Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Penjaga Sekolah di Kudus Tergeletak Tak Bernyawa di Kamar Mandi

Penjaga sekolah di SMAN 2 Bae Kudus, ditemukan meninggal dunia di kamar mandi diperiksa. (Murianews/Polsek Bae)

MURIANEWS, Kudus – Penjaga sekolah di SMAN 2, Bae, Kudus, ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mandi sekolah, Kamis (15/9/2022) pagi. Korban diketahui berinisial EB (33) warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Awalnya, sekitar pukul 06.30 WIB salah seorang guru mencari keberadaan korban untuk memarkirkan kendaraan siswa yang sudah mulai berdatangan.

Sesampainya di kamar mandi dekat ruang tata usaha (TU) terdengar suara air menyala dengan keadaan pintu kamar mandi tertutup.

”Setelah itu, warga sekolah lain dipanggil untuk membantu membuka pintu kamar mandi tersebut. Tapi ternyata pintu kamar mandi terkunci dari dalam,” kata Kapolsek Bae AKP Imam Sukirno, Kamis (15/9/2022).

Kemudian, pintu kamar mandi tersebut dibuka paksa dengan cara mendobrak. Nahas, setelah pintu terbuka korban didapati sudah tergeletak.

”Saat ltu dibuka korban tergeletak dengan posisi tengkurap. Kejadian tersebut lantas dilaporkan ke puskesmas setempat dan Polsek Bae,” ujarnya.

Baca: Mayat Nenek Tukang Pijat di Kudus Ditemukan Mulai Membusuk

Tak berselang lama, petugas yang datang langsung mengecek kondisi korban. Saat diperiksa, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

”Dari hasil pemeriksaan, korban diduga meninggal kurang dari dua jam. Terdapat benjolan di kepala yang diduga karena terbentur saat terjatuh di kamar mandi. Namun, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh korban,” jelasnya.

Baca: Hasil Tes DNA Keluar, Mayat Terbakar Tanpa Kepala di Marina PNS Bapenda Semarang

Dari keterangan yang didapatkan dari keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit epilepsi. Keluarga korban juga telah menerimakan kejadian tersebut.

”Keluarga sudah menerima dan meminta untuk tidak dilakukan autopsi jenazah. Setelah itu korban kami serahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.