Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Cara Menjauhkan Anak Kecil dari Ancaman Pedofilia yang Perlu Diketahui

Ini Cara Menjauhkan Anak Kecil dari Ancaman Pedofilia yang Perlu Diketahui
Foto: Ilustrasi keluarga (kalhh dari Pixabay)

MURIANEWS, Kudus – Kasus pedofilia masih sering muncul dalam pemberitaan. Sebagian besar kasus ini sudah berhasil ditangani pihak berwenang dan pelakunya juga mendapat hukuman berat.

Pedofilia adalah suatu bentuk kelainan seksual yang meliputi nafsu seksual terhadap anak-anak maupun remaja yang berusia di bawah 14 tahun. Seseorang yang mengidap pedofilia disebut dengan pedofil.

Sebagai orang tua, tetap harus waspada dengan keamanan anak-anaknya. Jangan sampai, anak tercinta menjadi korban pedofolia tersebut.

Baca juga: Waspadai Ancaman Kekerasan Seksual Lewat Game Online

Sayangnya, masih banyak orangtua yang belum mengetahui cara melindungi dan menjauhkan anaknya dari bahaya pedofilia. Melansir dari Halodoc, Rabu (14/9/2022), ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjauhkan buah hati dari ancaman pedofilia ini.

Kenalkan pada Anak Seputar Anggota Tubuh Lebih Dini

Mengenalkan pada anak seputar anggota tubuh lebih dini penting dilakukan. Jangan menganggap hal tersebut tabu dan anak masih belum cukup umur untuk menyerap semua informasi tersebut. Semakin dini ibu mengenalkan, anak bisa melakukan tindakan pencegahan dengan segera pula.

Bagaimana caranya? Mudah saja, ibu perlu memberi nama anggota tubuh dengan nama yang mudah dipahami anak. Namun, ibu juga bisa mengajarinya mengenal anggota tubuhnya langsung sesuai nama aslinya, untuk membuatnya mengerti bagian-bagian tubuhnya dengan lebih baik.

Ajari Anak Bahwa Beberapa Bagian Tubuh Bersifat Pribadi

Beri tahu anak bahwa ada beberapa bagian tubuhnya yang sifatnya pribadi, hanya ia yang boleh melihat itu. Atau, setidaknya ayah dan ibunya ketika usianya masih sangat belia. Jelaskan padanya bahwa tidak seorang pun boleh melihatnya membuka baju, selain ayah dan ibu atau dokter ketika memeriksa tubuhnya.

Aktiflah dalam Kehidupan Sang Buah Hati

Pastikan ibu dan ayah tahu dengan pasti bagaimana lingkungan sosial sang buah hati. Aktiflah dalam kehidupan sosialnya, cari tahu dengan siapa saja ia bergaul.

Ibu perlu tahu, para pelaku pedofilia atau biasa disebut pedofil biasa berpartisipasi atau ikut serta dalam aktivitas anak, sehingga menjadi terlibat dalam lingkungan sosialnya membuat ibu melakukan tindakan pencegahan dini.

Ajari Anak Bagaimana Keluar dari Ketidaknyamanan

Beberapa orang merasa tidak nyaman dengan mengatakan tidak kepada orang lain, terutama pada teman sebaya atau orang dewasa. Nah, ibu perlu menerapkan bahwa tidak masalah mengatakan apa yang sedang ia rasakan, misalnya ia merasa tidak nyaman, katakan saja tidak. Atau ketika anak tidak mau melakukan sesuatu, biarkan mereka mengungkapkan keengganannya.

Pastikan Anak Mendengarkan Intuisinya

Tidak ada salahnya untuk mengajari anak bagaimana cara mendengarkan intuisinya. Pada beberapa kondisi, mungkin ia merasa tidak nyaman pada suatu tempat atau tidak mau melakukan suatu hal, tetapi ia merasa tidak enak pada ibu dan ayah. Bebaskan ia, jangan pernah memaksanya jika memang ia tidak ingin atau tidak suka pada suatu hal, karena ini bisa membantu melatih intuisinya.

Ibu mungkin tidak bisa dengan mudah mengenali para pedofil di luar sana, karena kebanyakan kasus pedofilia justru dilakukan orang-orang dengan sifat dan karakter yang lembut dan jauh dari kekerasan. Para pedofil hadir dari berbagai profesi dan latar belakang.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: halodoc.com

Ruangan komen telah ditutup.