Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Mengenal Agrowisata Sapi Perah di Cepogo Boyolali, Tempat Wisata dan Belajar Peternakan

Mengenal Agrowisata Sapi Perah di Cepogo Boyolali, Tempat Wisata dan Belajar Peternakan
Foto: Gedung Lembu Sora, salah satu ikon Boyolali (Solopos/dok)

MURIANEWS, Boyolali – Kabupaten Boyolali dikenal sebagai pusat produksi susu sapi di Jawa Tengah. Sebagai tandanya, di pusat kota Boyolali terdapat patung sapi perah berukuran cukup besar.

Selain menikmati susu sapi segar, saat di Boyolali, Anda bisa mengunjungi agrowisata sapi perah Cepogo. Agrowisata ini menjadi salah satu tempat tujuan wisata edukasi favorit di Jawa Tengah.

Melansir dari laman visitjawatengah.jatengprov.go.id, Rabu (14/9/2022), Cepogo berada di lereng Merapi dan berjarak 13 km dari pusat kota Boyolali. Lokasinya di ketinggian menyebabkan Iklim dingin yang cocok sebagai lokasi peternakan sapi perah.

Baca juga: Mengunjungi Desa Wisata Jatirejo di Kota Semarang, Berburu Kolang-Kaling dan Produk Olahannya

Cepogo menawarkan wisata edukasi yang memberikan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengkonsumsi susu dan pengetahuan tentang segala proses yang berkaitan dengan susu sapi mulai dari proses berternak sampai proses pengolahan menjadi barang yang siap konsumsi.

Pemilik rumah yang juga peternak sapi akan menyambut dengan ramah, sehingga pengunjung merasa nyaman untuk bertanya-tanya. Pengunjung dapat merasakan pengalaman memberi makan, berfoto, melihat atau mencoba sendiri memerah susu sapi, hingga menikmati aneka olahan susu di warung-warung yang tersedia.

Susu sapi Boyolali juga banyak digunakan oleh industri susu skala besar di luar daerah sebagai bahan baku sehingga menjadikannya sebagai salah satu komoditas utama.

Bagaimana? Menarik  bukan? Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik karena jalur yang ditempuh menanjak dan berkelok. Namun demikian, panorama alam khas pegunungan akan menemani sepanjang perjalanan.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: visitjawatengah.jatengprov.go.id

Ruangan komen telah ditutup.