Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Disnaker Kudus Gelar Pelatihan Pemandu Wisata, Langsung Praktik di Bus

Salah satu peserta latihan tengah mempraktikkan menjadi seorang pemandu wisata di Kudus. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disnakerperinkop UKM) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, untuk kali pertama menggelar pelatihan keterampilan pemandu wisata.

Pelatihan yang didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) milik Kabupaten Kudus tahun 2022 ini pun diikuti oleh 32 peserta dari berbagai daerah di Kota Kretek. Program tersebut merupakan bagian dari program kegiatan pemanfaaatan DBHCHT sebagaimana diamanatkan dalam PMK Nomor 215 Tahun 2021.

Pelatihan, dimulai pada 29 Agustus 2022 dan akan berlangsung hingga 19 September 2022 mendatang.

Mereka, praktik langsung menjadi pemandu wisata dengan memandu para rombongan yang naik bus dengan tujuan berkeliling Kudus dan menuju destinasi wisata kawasan Muria, di Colo, Kudus, Rabu (14/9/2022).

Baca:Usul Hartopo Tentang DBHCHT Bisa Digunakan untuk Infrastruktur, Ini Kata Dierjen Perimbangan Kemenkeu

Kepala Disnakerperinkop Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, sekalipun baru kali pertama digelar, pelatihan ini cukup banyak diminati oleh kalangan pencari keterampilan. Mereka yang terpilih mengikuti ini pun bersungguh-sungguh dalam mempelajari ilmu barunya.

”Mereka sangat antusias dan benar-benar belajar, bahkan ada yang sudah menguasai materi, ini merupakan keberhasilan yang bagus dan capaian yang bagus dalam pelatihan,” kata Rini di sela praktik pelatihan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Rini berharap Kabupaten Kudus bisa memiliki pemandu wisata lokal yang andal dan tentunya bisa mengenalkan wisata Kudus lebih baik lagi. Pelatihan ini, juga akan digelar kembali pada tahun depan.

”Nanti kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kudus untuk mengakomodir teman-teman pelatihan ini bisa menjadi tour guide lokal Kudus,” pungkasnya.

Salah satu peserta pelatihan, Sa’adatul Mushthoifiyah mengaku senang mengikuti pelatihan yang ada. Sebagai seorang mahasiswa jurusan Hubungan Internasional di salah satu perguruan tinggi Semarang, ia ingin punya pengalaman terkait menjadi seorang pemandu wisata.

”Ya biar bisa memperkenalkan Kudus sama orang-orang luar daerah,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.