Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Penolakan Kenaikan Harga BBM Menggema di Paripurna DPRD Grobogan

Penolakan Kenaikan Harga BBM Menggema di Paripurna DPRD Grobogan | MURIANEWS
Suasana rapat Paripurna DPRD Grobogan dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD Grobogan 2023, Rabu (14/9/2022). (Murianews/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – Suara penolakan kenaikan harga BBM menggema di rapat paripurna DPRD Kabupaten Grobogan, Rabu (14/9/2022). Penolakan itu disuarakan Ahmad Sidik, anggota DPRD Grobogan dari partai PKS.

Usai membacakan pemandangan umum fraksi atas Raperda APBD Grobogan 2023, Sidik menyampaikan aspirasinya soal naiknya harga BBM.

”Meminta kepada pemerintah pusat untuk membatalkan kenaikan harga BBM, yang kondisi ekonomi rakyat belum benar-benar pulih. Sikap saya, Ahmad Sidik dan Suranto anggota DPRD Grobogan, bukan atas nama fraksi, menyampaikan sikap, menolak tegas kenaikan harga BBM,” ucap Sidik di atas podium.

Baca: 590 Sopir di Grobogan Bakal Terima Bansos Rp 300 Ribu

Para Murianews, Sidik mengatakan aksi penolakannya terhadap kenaikan BBM itu sebagai bagian dari aspirasi masyarakat. Sebagai anggota DPRD, Sidik menyebut aspirasi itu dilindungi konstitusi.

”Itu menjadi bagian dari instruksi presiden PKS yang resmi untuk disuarakan mereka yang di parlemen, meskipun tidak satu fraksi. Pendapat bukan dari fraksi, tapi pendapat dari seorang anggota DPRD dari PKS,” kata Sidik.

Aksi PKS itu juga diwujudkan dengan pemasangan banner pada 20 titik di Kabupaten Grobogan. Banner berukuran sekitar 1×2 meter itu berisi tulisan penolakan naiknya harga BBM.

”Sudah terpasang di 20 titik di Kabupaten Grobogan. Kalau memang mau dilepas Satpol PP ya silakan, yang penting sudah kami suarakan,” paparnya.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.