Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Metro Jateng

Bukan ASN, Pasangan Mesum dalam Mobil di Marina Honorer Pemprov Jateng

Sekretaris Daerah Pemprov Jateng Sumarno. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Semarang – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Sumarno menegaskan pasangan mesum yang kepergok indehoi di dalam mobil di Kawasan Pantai Marina oleh Tim Elang Hebat Kota Semarang (Tebas) Polrestabes Semarang bukanlah ASN.

Keduanya diketahui sebagai pegawai kontrak atau honorer di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Meski begitu, Sekda mengakui keduanya pegawai di lingkungan Pemprov Jateng.

”Itu (dua orang kepergok mesum) bukan ASN. Mereka non-ASN yang terikat perjanjian kerja per tahun,” tegas Sumarno seperti dikutip Solopos.com, Rabu (14/8/2022).

Baca: Heboh! 2 ASN Pemprov Jateng Tertangkap Begituan di Dalam Mobil di Pantai Marina

Meski begitu, Sumarno enggan menyebutkan secara detail organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jateng yang merekrut kedua pegawai yang berstatus honorer itu. Ia hanya menyebutkan keduanya sudah bekerja lebih dari satu tahun.

”Honorer kontrak maksimal satu tahun. Kontraknya dengan kepala OPD,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemprov Jawa Tengah (Jateng) dibuat heboh dengan penangkapan sepasang ASN selingkuh yang diamankan lantaran memadu kasih di dalam mobil (mobil goyang) di Kawasan Pantai Marina.

Kedunya bahkan ditangkap langsung oleh Tim Elang Hebat Kota Semarang (Tebas) Polrestabes Semarang yang curiga dengan adanya mobil goyang di tempat umum.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar membenarkan penangkapan ASN dengan kasus mobil goyang tersebut. Keduanya tertangkap basah indehoi di Kawasan Pantai Marina, Senin (12/9/2022) pukul 17.00 WIB.

”ASN laki-lakinya berinisial GC (32) dan perempuan pasanganya berinisial AR (26). Mereka berdua ditangkap oleh tim Tebas. Lokasinya di kawasan Marina tak jauh dari TKP ditemukan mayat terbakar,” katanya seperti dikutip RMOL Jateng, Selasa (13/9/2022).

Awalnya, lanjut Irwan, petugas curiga adanya mobil Honda Brio warna putih yang bergoyang-goyang di sekitar lokasi. Saat didekati ternyata keduanya sedang melakukan tindakan asusila di dalam mobil.

Saat ditangkap, pelaku perempuan ini masih mengenakan bawahan seragan dinasnya. Keduanya langsung dibawa tim Tebas ke Unit PPA Polrestabes Semarang.

”Pengakuan tersangka laki laki berinisial GC ini menyebut bahwa hubungan terlarang ini sudah dilakukan sekira dua bulan silam,” ungkapnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.