Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Liga 2 2022-2023

Long Ball dan Finishing Masih Jadi PR Persipa Pati

Persipa Pati
Long Ball dan Finishing Masih Jadi PR Persipa Pati, menurut
Pelatih Kepala Nazal Mustofa. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Umpan lambung atau long ball dan penyelesaian akhir (finishing) masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Persipa Pati. Laskar Saridin sering kali kebobolan melalui skema umpan panjang.

Pelatih Kepala Persipa Pati, Nazal Mustofa mengatakan penyelesaian akhir lini depan Persipa Pati juga belum optimal. Sehingga Persipa Pati gagal meraih kemenangan saat menjamu FC Bekasi City di Stadion Joyokusumo, Minggu (11/9/2022) lalu.

Nazal juga mengatakan skema serangan yang dilakukan anak asuhnya sudah baik dan menimbulkan peluang. Sayangnya, pelung-peluang itu minim gol.

”Beberapa kali, kita bisa masuk (kotak pinalti) Kita pressing, lalu melakukan tusukan melalui sayap tetapi hanya menciptakan satu gol,” ujar Coach Nazal.

Bahkan peluang emas satu lawan satu di muka gawang lawan tidak bisa dikonversikan menjadi gol. Pihaknya pun akan mencoba memperbaiki kelamahan Sadly Ahmad dan kawan-kawan.

”Finishing-finishingnya. Beberapa kali peluang kita satu lawan satu. Termasuk saat menit akhir, tetapi tidak menghasilkan gol. Kita menguasai pertandingan tetapi tidak gol,” kata dia.

BACA JUGA: Regulasi Liga 2 Ketat, Persipa Minta Patifosi Tertib

Ia juga menyoroti kelemahan anak asuhnya dalam menghalau umpan lambung di muka gawang. Umpan-umpan panjang ini sering kali merepotkan lini belakang Persipa Pati.

Seperti gol pemain FC Bakasi City, Saldi Amiruddin ke gawang kiper Nuri Agus. Sepakan bola mati di samping kanan kotak pinalti Persipa Pati tidak mampu dibendung lini belakang. Sehingga pemain lawan bisa menanduk bola dan membobol gawang Kebo Landoh.

”Gol ini kejadiannya kayak di Cilacap (saat melawan PSCS). Kesalahan kita di situ. Kita masih lemah long ball,” ucap dia.

Coach Nazal dan jajarannya mengaku akan melakukan perbaikan. Sehingga kelamahan ini bisa diatasi dan tak timbul di laga-laga selanjutnya.

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Budi Erje

Ruangan komen telah ditutup.