Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Liga 1 2022-2023

Jalani Debut, Pemain Asal Kudus Cetak Gol Untuk Borneo FC

Andy Harjito
Muhammad Andy Harjito terlihat menangis usai menceta gol di laga debutnya menghadapi Bhayangkara.(tangkapan layar)

MURIANEWS, Kudus – Pesepakbola asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Muhammad Andy Harjito mencetak gol perdananya untuk klub Borneo FC di Liga 1 2022-2023. Gol ini menjadi istimewa, karena tercipta saat dirinya menjalani debut untuk Borneo FC di Liga 1.

Pada Selasa (13/9/2022) tim Borneo FC melakoni laga tandang ke Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, menghadapi Bhayangkara. Di laga tersebut Muhammad Andy Harjito mencatatkan namanya di papan skor.

Muhammad Andy Harjito merupakan pesepakbola yang berasal dari Desa Golantepus, Kecamatan Mejobo, Kudus. Dia mulai bergabung dengan Borneo FC tahun ini dan diikat kontrak selama tiga musim.

Muhammad Andy Harjito terlihat menangis usai menceta gol di laga debutnya menghadapi Bhayangkara. (Tangkapan Layar)

Andy-sapaan akrabnya berposisi sebagai striker, dan berhasil mencetak gol di menit ke-92. Dia memanfaatkan umpan dari sepak pojok dan langsung melakukan sundulan hingga berbuah gol.

Gol yang dicetak oleh Andy tersebut sekaligus menyelamatkan Pesut Etam dari kekalahan. Pada pertandingan antara Borneo FC Vs Bhayangkara FC berakhir dengan skor imbang 2-2.

BACA JUGA: Jadwal Liga 1 2022-2023, PSIS Vs RANS Menjadi Partai Pembuka

Dua gol dari Borneo FC dicetak oleh Diego Michiels di menit ke-6 dan Andy di menit ke-92. Sedangkan dua gol tuan rumah dicetak oleh Dandy di menit ke-48 dan Sani di menit ke-57.

“Alhamdulillah bisa cetak gol di debut saya,” katanya kepada Murianews, Rabu (14/9/2022).

Lebih lanjut, Andy menyebut, mempersembahkan gol tersebut untuk keluarganya. Dalam hal ini terutama untuk ayah dan ibunya.

“Pastinya bersyukur dan untuk gol saya dedikasikan terutama untuk bapak. Untuk orangtua,” imbuh pemain bernomor punggung 27 itu.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi Erje

Ruangan komen telah ditutup.