Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jajaki Kerja Sama Budaya, Bupati Blora Sowan ke Raja Mangkunegara X

Jajaki Kerja Sama Budaya, Bupati Blora Sowan ke Raja Mangkunegara X
Bupati Blora Arief Rohman menerima kenang-kenangan dari Raja Mangkunegaran X, Kanjeng GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo. (Murianews/Kontributor Blora)

MURIANEWS, Blora – Pemkab Blora mencoba menjajaki kerja sama budaya dengan Pura Mangkunegaran di Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Upaya itu dilakukan untuk memajukan kebudayaan dan kesenian tradisional di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Penjajakan itu ditandai dengan kedatangan Bupati Blora Arief Rohman ke Pura Mangkunegara. Silaturahmi itu dilakukan Arief Rohman bersama istrinya, Ainia Shalichah.

Sesampainya di sana, Arief Rohman disambut langsung oleh Raja Mangkunegaran X, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (GPH) Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo.

Mereka kemudian berdiskusi di Pura Mangkunegaran. Sekitar 30 menit diskusi itu berlangsung.

Baca: Blora Siap Jadi Percontohan Program RPL Kemendes PDTT

Bahkan Bupati dan istri mendapat Samir Pura Mangkunegaran berwarna hijau kuning. Samir itu dipakaikan langsung oleh sang Raja Mangkunegara X.

”Beliau tertarik dengan Blora, yang sebagian wilayah kita ternyata dahulu juga masuk kekuasaan Mangkunegaran,” kata Arief Rohman.

”Tadi kami serahkan buku tentang potensi Blora dan kita sampaikan berbagai potensi seni budaya mulai barongan, tayub, Sedulur Sikep Samin, wayang kulit, dan lainnya,” sambung Bupati.

Arief mengungkapkan, nantinya konsep kerja sama nanti dilakukan dengan menggelar even budaya bersama. Untuk mematangkannya, Arief berniat mengundang sang Raja Mangkunegara X ke Kabupaten Blora.

”Kalau ada kesempatan, beliau kami undang ke Blora pada rangkaian Hari Jadi pada Desember mendatang untuk bersama sama nguri-nguri budaya,” terang Bupati.

Sementaranya itu, Kanjeng GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo mengatakan pihaknya mendorong tiap daerah untuk aktif melestarikan kekayaan budayanya sebagai daya tarik wisata. Tujuannya agar bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

”Saya sepakat dengan Pak Bupati tentang pelestarian budaya daerah. Mangkunegaran siap mendukung untuk berkolaborasi dan sinergi,” ujarnya.

”Blora dengan kekhasannya harus bisa dikenal, begitu juga dengan Mangkunegaran. Bersama-sama merawat budaya nenek moyang leluhur kita,” lanjutnya.

 

Kontributor Blora
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.