Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pejuang Perempuan Indonesia, Rasuna Said Jadi Google Doodle

Pejuang Perempuan Indonesia, Rasuna Said Jadi Google Doodle
Rasuna Said (tangkapan Layar)

MURIANEWS, JakartaGoogle Doodle kembali menampilkan gambar pejuang Indonesia. Namun, kali ini pejuang yang ditampakkan itu adalah sosok wanita fenomenal, yakni Hajjah Rangkayo Rasuna Said.

Rasuna Said merupakan sosok wanita pejuang kemerdekaan yang vokal menyuarakan adanya persamaan hak antara pria dan Wanita. Gaungnya semakin keras untuk menyuarakan kesetaraan dalam masalah pendidikan.

Gagasannya tersebut tidak hanya disuarakan melalui lisan, tetapi juga ditorehkan dalam tulisan-tulisannya yang tajam. Karena itu, Rasuna Said ini adalah salah satu perempuan Indonesia yang ditakuti oleh Belanda.

Belanda khawatir, melalui tulisan-tulisan Rasuna Said itu, masyarakat kemudian terbentuk pola pikirnya. Karena itu, pemerintah Belanda sempat memenjarakan Rasuna Said.

Baca: Mangkuk Ayam Jago jadi Google Doodle, Ini Filosofinya 

Atas perjuangan dan gagasan Rasuna Said itu, Google Doodle memberikan persembahan untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-112 Hajjah Rangkayo Rasuna Said. Logo Google tampil dengan desain doodle yang spesial hari ini, Rabu (14/9/2022).

Melansir dari Wikipedia, Hajjah Rangkayo Rasuna Said lahir pada 14 September 1910 di Desa Panyinggahan, Maninjau, Agam, Sumatera Barat.

Rasuna lahir dari keluarga terpandang. Ayahnya, Haji Muhammad Said, adalah seorang tokoh pergerakan di Sumatera Barat sekaligus pengusaha sukses.

Sebagai putri dari keturunan bangsawan, Rasuna memiliki “privilege” untuk bisa mengenyam pendidikan dasar di sekolah Belanda.

Namun, kala itu dia memilih sekolah agama di desa yang tak jauh dari rumah selama 1916-1921. Setelahnya, dia melanjutkan pendidikan ke Pesantren Ar-Rasyidiyah. Rasuna menjadi satu-satunya santri perempuan di sekolah tersebut.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Wikipedia.com

Ruangan komen telah ditutup.