Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Anak Bacok Ayah Kandung Hingga Tewas di Cilacap Terancam 15 Tahun Penjara

Ilustrasi pembacokan

MURIANEWS, Cilacap – Seorang anak berinisial DT (28) yang tega membacok ayah kandung DS (66) hingga tewas gegara tak diberi uang, terancam 15 tahun penjara. Ancaman tersebut setelah ia dijerat dengan pasal 338 KUHP dan atau 351 KUHP.

”Atas perbuatannya ini pelaku dikenakan pasal 338 KUHP dan/atau 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun,” kata Kasi Humas Polres Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanto seperti dikutip detikJateng, Rabu (14/9/2022).

Kasus itu diketahui setelahsalah satu tetangga korban dikejutkan dengan teriakan minta tolong dari rumah korban. Mendengar teriakan itu, tetangga korban langsung memanggil Ketua RT yang tak jauh dari lokasi.

Baca: Ayah di Cilacap Tewas Bersimbah Darah Dibacok Anak Kandung

”Jadi, awalnya ada tetangga yang mendengar teriakan minta tolong dari rumah korban. Mendengar itu saksi langsung memanggil Ketua RT. Kejadiannya Rabu (13/9/2022) sekira pukul 16.00 WIB. Begitu Ketua RT masuk ke rumah, korban sudah terkapar di lantai bersimbah darah,” ungkapnya.

Selain itu, anak korban sekaligus pelaku berada di atas tubuh korban sambil memegang sabit. Ketua RT kemudian merebut sabit dari tangan pelaku dan menolong korban yang masih dalam keadaan hidup.

”Pelaku kemudian diamankan warga, korban ditolong dan dibawa ke klinik, tetapi tidak sanggup. Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Agisna Sidareja tetapi sesampainya di RS korban sudah meninggal dunia,” terangnya.

Baca: Tak Diberi Uang Jadi Alasan Anak di Cilacap Bacok Ayah Kandung Hingga Tewas

Polisi bersama Tim Inafis Polres Cilacap kemudian mendatangi TKP untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Sementara dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka pada bagian pelipis sebelah kiri dan luka robek pada punggung sebelah kiri. Selain itu terdapat juga sobek pada bagian tangan kanan, dan luka robek pada bagian kaki kiri.

”Pemeriksaan luka fisik korban dilakukan di Puskesmas Gandrungmangu,” imbuhnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: detikJateng

Ruangan komen telah ditutup.