Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dapat Extra Time, Perbaikan Jalan Purwodadi-Kudus Dikebut

Diberi Extra Time, Perbaikan Jalan Purwodadi-Kudus Dikebut
Salah satu titik perbaikan jalan Purwodadi-Kudus yang tak selesai tepat waktu. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Pengerjaan perbaikan Jalan Purwodadi-Kudus terus dikebut. Hingga Selasa (13/9/2022) kemarin, progres pengerjaan jalan provinsi itu bertambah 10 persen dari sebelumnya.

“Per Selasa (13/9/2022), baru nambah 10,01 persen. Sejak awal pekan ini sudah mulai dicor lagi,” terang Wimas Radit, Sub Koordinator Jalan dan Jembatan Wilayah 1 pada Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Purwodadi, Rabu (14/9/2022).

Diketahui, pekerjaan proyek itu tak selesai sesuai waktu dalam kontrak. Di mana, dalam kontrak pekerjaan itu harusnya sudah kelar 5 September 2022 lalu.

Saat tenggat waktu itu, pekerjaan senilai Rp 2,4 miliar itu baru mencapai 54 persen. Pelaksana pekerjaan, CV Adhi Jaya Sakti pun didenda Rp 2,4 juta perharinya.

Pelaksana pekerjaan juga diberi waktu tambahan selama 50 hari. Kini sudah sembilan hari berjalan, pekerjaan terus dikebut.

Baca: Perbaikan Jalan Purwodadi-Kudus Grobogan Tak Selesai Tepat Waktu, Rekanan Didenda

Radit menjelaskan, pengerjaan pengecoran dilakukan hingga malam. Dia menyatakan, pihak rekanan berkomitmen menyelesaikan pekerjaan proyek tersebut.

”Kalau pernyataannya (rekanan, red) ya secepatnya. Karena dia tergantung suplai beton dari batching plant (tempat pembuatan beton pracetak, red),” tambahnya.

Untuk pengerjaan pengecoran, kata Radit, dilakukan setelah pukul 15.00 WIB. Hal itu memang direkomendasikan pihaknya untuk mengurangi penguapan.

”Memang untuk pengerjaan rigid dianjurkan setelah pukul 15.00 WIB untuk mengurangi penguapan. Makanya, pengecoran biasanya dilakukan malam-malam,” imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan, proyek perbaikan jalan di lima titik di jalan Purwodadi-Kudus tak selesai tepat waktu. Pelaksana pekerjaan pun harus menyelesaikan proyek di tambahan waktu yang diberikan. Jika tidak akan diputus kontrak.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.