Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Peran Perempuan Grobogan di Pemerintahan Terus Didorong

Peran Perempuan Grobogan di Pemerintahan Terus Didorong | MURIANEWS
Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto (tengah) bersama pengurus KPPI Grobogan periode 2022–2027 di Pendapa Kabupaten Grobogan, Selasa (13/9/2022). (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Peran perempuan di berbagai lini kehidupan masyarakat perlu terus didorong. Salah satunya, dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Itu disampaikan Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto dalam pengukuhan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Grobogan periode 2022–2027 di Pendapa Kabupaten Grobogan, Selasa (13/9/2022).

”Kami harapkan KPPI dapat menyamakan persepsi tentang tanggung jawab perempuan dan meningkatkan SDM perempuan, yakni untuk berperan aktif dan berkontribusi optimal guna terwujudnya politik yang santun, adil, damai,” ungkapnya.

Selain itu, imbuh Wabup, juga untuk mendorong peningkatan partisipasi politik perempuan di semua tingkatan. Wabup pun berharap, pengurus dan anggota KPPI memahami betul tujuan mulia ini.

”KPPI harus eksis dan bergaung gemanya, jangan melempem, apalagi menjelang Pemilu 2024,” lanjut Wabup.

Baca: Merasa Dicurangi saat Seleksi Perades, Inspektorat Grobogan: Silahkan Lapor

Wabup memaparkan, berdasar data perencanaan pembangunan dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) Grobogan tercatat masih cukup rendah jika dibanding dengan rata-rata Provinsi Jateng.

Padahal, lanjutnya, IDG digunakan untuk mengukur keadilan dan kesetaraan gender, berdasarkan partisipasi politik dan pengambilan keputusan yang dilihat dari proporsi laki-laki dan perempuan dalam parlemen.

”Jumlah anggota DPRD Kabupaten Grobogan yang perempuan saat ini baru 6 orang, belum ada 30 persen dari keseluruhan anggota yang ada. KPPI memiliki peran untuk bisa mengubah ini,” kata dia.

Sebab, tugas pokok dari dibentuknya KPPI memang untuk menggugah peran aktif politik perempuan. Dengan begitu, diharapkan mereka mampu untuk berkompetisi dengan laki-laki dalam perolehan suara di parlemen.

Meski begitu, pihaknya memberikan apresiasi dan dengan para perempuan yang aktif dalam berorganisasi di Grobogan.

”Pemerintah telah menempatkan kaum perempuan sebagai partner yang manis bagi pembangunan. Isu gerakan dan pemberdayaan perempuan, menyatakan bahwa perempuan sebagai sumber daya pembangunan,” pungkasnya.

 

Reporter: Saiful Anwar

Editor: Zulkifli Fahmi

 

Ruangan komen telah ditutup.