Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

3.903 Pelaku UMKM di Jepara Diajukan Dapat BPUM

3.903 Pelaku UMKM di Jepara Diajukan Dapat BPUM
Ilustrasi pelaku usaha mikro di Jepara. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Sebanyak 3.903 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Jepara didaftarkan untuk mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Pengajuan itu dilakukan Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) setempat.

Diketahui, BPUM merupakan modal kerja untuk usaha mikro. Itu diungkapkan Kepala Diskopukmnakertrans Kabupaten Jepara, Samiadji, Selasa (13/9/2022).

”Total ada 3.903 pelaku UMKM sudah ajukan ke Kementrian Koperasi dan UKM melalui Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” kata Samiadji.

Nama-nama yang diajukan, sebelumnya telah disortir berdasarkan syarat dan ketentuan khusus. Yaitu mereka yang belum pernah terdaftar sebagai penerima BPUM dan tidak sedang mendapatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Baca: Baznas Jepara Luncurkan Program Pekan Peduli Sosial

Meskipun sudah diajukan, Samiadji tidak bisa menjamin seratus persen nama yang diajukan itu menjadi penerima BPUM. Pasalnya, kewenangan menentukan diterima atau tidaknya berada di pemerintah pusat.

”Prosesnya, dari kementrian pencairannya langsung ke peserta atau penerima lewat Bank Himbara (Himpunan Bank Negara),” jelas Samiadji.

Samiadji mengutarakan, BPUM ini dikeluarkan pemerintah pusat setelah adanya kenaikan harga BBM. Masing-masing penerima bakal mendapatkan kucuran bantuan uang tunai senilai Rp 600 ribu.

”Bantuannya sekali Rp 600 ribu. Langsung ditransfer ke rekening penerima,” ujar Samiadji.

Pihaknya berharap, penerima BPUM memanfaatkan bantuan itu dengan bijaksana. Sehingga, bantuan bisa tepat sasaran dan berguna bagi pelaku UMKM yang memang butuh suntikan modal.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.