Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Alasan Daya Listrik 450 VA akan Dihapus

Ini Alasan Daya Listrik 450 VA akan Dihapus
Ilustrasi : Petugas PLN memasang sambungan listrik baru (pln.co.id)

MURIANEWS, Jakarta – Pemerintah bersama dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR sepakat untuk menghapus daya listrik 450 Volt Ampere (VA).

Sementara untuk golongan listrik yang sebagian besar dinikmati oleh masyarakat miskin ini, akan dinaikkan menjadi 900 VA. Dengan ketentuan bahwa mereka tetap mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Sedangkan untuk masyarakat yang saat ini menggunakan daya listrik 900 VA, akan dinaikkan ke daya 1.200 VA.

Ketua Banggar Said Abdullah memberikan alasan terkait rencana penghapusan daya listrik 450 VA tersebut. Menurutnya, dengan dihapus maka permintaan terhadap listrik akan naik. Dengan begitu, oversupply pun bisa berkurang.

Baca: Banggar DPR dan Pemerintah Sepakat Hapus Daya Listrik 450 VA

Kemudian dari sisi pelanggan, golongan masyarakat miskin yang mempunyai daya 450 VA ini bisa lebih sejahtera karena pasokan listriknya meningkat menjadi 900 VA.

”Kalau 450 VA naik ke 900 VA, kita bela betul orang miskin, jangan kemudian dia lagi mencuci baju (dengan mesin cuci) tiba-tiba suruh matiin dulu (mesinnya) karena kulkas mati (akibat listrik tidak cukup),” ujar Said saat rapat Panja dengan Kementerian Keuangan tentang RUU APBN 2023, dikutip dari detik.com, Selasa (13/9/2022).

Di sisi lain, Said meminta PT PLN (Persero) untuk tidak mengenakan biaya lagi ke masyarakat dalam mengubah daya tersebut.

”Kalau dari 450 VA kita naikkan 900 VA kan enggak perlu biaya. PLN tinggal datang ngotak atik kotak meteran,” kata Said.

Sebagai informasi, subsidi listrik pada 2023 ditetapkan Rp 72,5 triliun. Sementara keseluruhan belanja subsidi energi 2023 sebesar Rp 211,9 triliun.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detik.com

Ruangan komen telah ditutup.