Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Baznas Jepara Luncurkan Program Pekan Peduli Sosial

Baznas Jepara Luncurkan Program Pekan Peduli Sosial
Peluncuran program Pekan Peduli Sosial oleh Baznas Jepara. (Murianews/Baznas Jepara)

MURIANEWS, Jepara – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara meluncurkan program Pekan Peduli Sosial (PPS). Program ini ditempatkan di sekolah-sekolah.

Ketua Baznas Kabupaten Jepara, Sholih mengatakan, program ini dilaksanakan di sekolah yang tersebar di 16 kecamatan se-Kabupaten Jepara.

Sekolah tersebut, yakni SMP N 2 Jepara, MA Matholibul Huda Mlonggo, SMKN 1 Bangsri, SMAN 1 Kembang, MAN 1 Keling, SMPN 1 Donorojo, SMKN 1 Pakisaji, MTsN Bawu, dan SMAN 1 Tahunan.

Kemudian, di MI Matholiul Huda Bugel, SMP Walisongo Pecangaan, SD IT Sultan Agung, SMPN 1 Welahan, SMA Muhammadiyyah Mayong, SMAN 1 Nalumsari, dan SMKN 1 Karimunjawa.

”Program ini sudah berjalan sejak tahun 2010 lalu. Namun, pada tahun 2020-2021 terhenti karena pandemi Covid-19,” kata Sholih, Selasa (13/9/2022).

Baca: 16 Warga Jepara Dicatut Jadi Anggota Parpol, Dua di Antaranya ASN

Sholih menjelaskan, tujuan PPS yakni mengajarkan sikap ikhlas dan mengasah jiwa peduli terhadap sesama dengan mengumpulkan dana sosial berupa infaq Sedekah.

PPS dilaksanakan pada 12-17 September 2022 melibatkan peserta didik mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi.

Partisipasinya dengan secara sukarela menyumbangkan atau menyisihkan sebagian uang saku yang selanjutnya disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan bantuan (mustahiq).

Menurutnya, pelaksanaan PPS merupakan media yang tepat untuk mengajarkan nilai-nilai luhur kepada para peserta didik serta generasi penerus bangsa.

PPS ini juga menjadi wujud nyata, jika kita bersatu, bergotong royong, dan bergerak bersama-sama, akan menjadi sebuah kekuatan untuk menolong saudara-saudara kita yang masih kekurangan.

”Nilai yang mendasari program ini adalah tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah,” tutur Sholih.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.