Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

16 Warga Jepara Dicatut Jadi Anggota Parpol, Dua di Antaranya ASN

16 Warga Jepara Dicatut Jadi Anggota Parpol, Dua di Antaranya ASN
KPU Kabupaten Jepara melakukan verifikasi keanggotaan parpol. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Sebanyak 16 warga di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah dicatut namanya menjadi anggota partai politik (Parpol). Bahkan, dua di antaranya berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ketua KPU Kabupaten Jepara, Subchan Zuhri mengatakan, pihaknya telah menerima tanggapan dari ke-16 warga yang dicatut namanya itu.

”Ada 16 tanggapan dari masyarakat yang masuk ke kami melalui Sipol,” terang Subchan, Selasa (13/9/2022).

Dari 16 warga itu, Subchan mengatakan lima belas warga sudah mengajukan keberatan dengan pencatutan tersebut.

Sedangkan, satu orang lainnya tidak melaporkan karena mengaku merasa menjadi simpatisan dari parpol yang bersangkutan.

Baca: Janji Pemkab Jepara Soal Solar untuk Nelayan

”Dua dari 15 orang itu adalah ASN. Tapi kami tidak bisa menyebut dia ASN dari unsur mana. Kami sudah bersurat ke Sekda Jepara,” jelas Subchan.

Untuk memastikan tidak ada ASN ikut menjadi anggota parpol, lanjut Subchan, pihaknya sudah bersurat kepada sejumlah pihak. Yaitu Pemkab Jepara, TNI, POLRI, Kejaksaan, Pengadilan sampai Kemenag.

Melalui surat itu, KPU berharap agar bila ada bagian dari mereka yang tercatut sebagai anggota atau pengurus parpol, bisa segera melapor ke KPU.

”Kami minta agar pihak-pihak terkait yang tidak boleh menjadi anggota parpol untuk mengecek di Sipol. Lalu laporan dan akan segera kami tindak lanjuti,” kata Subchan.

Pihaknya menambahkan, penyampaian tanggapan itu masih berlangsung dalam beberapa termin di masa mendatang.

Adapun batas akhir penyampaiannya yaitu tanggal 7 Desember 2022. Yaitu sebelum penetapan parpol peserta Pemilu pada 14 Desember 2022.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.